Kumparan Logo

Eks Dirut Bulog Soal Budi Waseso: Dia Tegas dan Lurus

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mantan Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Djarot Kusumayakti resmi lengser dari kursi orang nomor satu di Perum Bulog. Posisi Djarot digantikan oleh Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso sesuai Surat keputusan Menteri BUMN Rini Soemarno yang tertuang dalam keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-115/MBU/04/2018.

Ditemui di Kementerian BUMN usai diberhentikan, Djarot mengaku mengenal Budi Waseso sebagai orang yang tegas dan lurus. Djarot berharap Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, bisa menyelesaikan permasalahan di Perum Bulog.

"Jadi kita sama-sama tahu Buwas adalah pejabat yang dikenal tegas dan lurus. Tentu harapan saya beliau bisa membuka simpul-simpul yang tidak bisa saya selesaikan. Harapan saya tentu Bulog menjadi lebih baik lagi, paling besar, dan bermanfaat bagi masyarakat," kata Djarot di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (26/4).

Ia menyebutkan, selama ini tugas Bulog berkaitan dengan banyak kementerian. Tentunya, sosok Buwas yang dikenal tegas dan luwes bisa mengatasi permasalahan dengan cepat.

"Peraturan kementerian teknis yang membawahi Bulog ini kadang-kadang butuh koordinasi yang cukup berat. Berat itu hubungannya dengan tugas yang harus dihubungkan begitu banyaknya keperluan jadi berat. Kecuali suruh kerja lambat itu baru enggak berat," tutur Djarot.

Pengalaman Buwas pun dianggap Djarot cukup mempuni untuk membawa Bulog menjadi lebih baik ke depannya.

"Insyallah Pak Buwas punya leadership di atas rata-rata pada umumnya dan ini menjadi pemicu Bulog menjadi lebih baik lagi," jelasnya.