Ekspor Batu Bara Naik, Laba Bersih Hasnur Shipping Melesat 178 Persen
·waktu baca 2 menit

Ekspor batu bara yang meningkat memberikan dampak positif bagi kinerja emiten logistik dan transportasi laut, PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS).
Selama semester I 2022, HAIS memperoleh laba bersih sebesar Rp 45,1 miliar, naik 178 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy). Laba bersih tersebut ditopang oleh pendapatan yang sebesar Rp 313,7 miliar hingga pertengahan tahun ini, naik dibandingkan semester I 2021 sebesar Rp 178,6 miliar.
Adapun kenaikan pendapatan terutama didorong kenaikan volume kargo yang diangkut di periode-periode tesebut sebesar 16 persen (yoy) atau dari 3,37 juta metrik ton di semester I 2021 menjadi 3,92 juta metrik ton di semester I 2022.
"Kenaikan jumlah kargo sendiri, terutama didorong pelonggaran aturan ekspor batu bara setelah sempat adanya pelarangan ekspor di awal tahun ini," ujar Direktur Keuangan dan Administrasi Hasnur Internasional Shipping Novian Fitriawan dalam keterangannya, Kamis (28/7).
Ia melanjutkan, pencapaian tersebut merupakan hasil dari upaya perusahaan menjalankan sejumlah strategi di tahun ini. Novian pun optimistis perkembangan bisnis akan terus meningkat hingga akhir tahun ini
“Kami panjatkan syukur dan sampaikan terima kasih kepada pelanggan, karyawan dan pemegang saham atas capaian ini,” jelasnya.
Sebelumnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor batu bara meningkat hingga kuartal II 2022. Secara bulanan, ekspor batu bara naik 1,74 persen (mtm) dan secara tahunan naik 152,28 persen (yoy). Ekspor batu bara pada semester I 2022 paling banyak ke Eropa, yakni mencapai USD 269,6 juta, naik dari periode yang sama tahun lalu hanya USD 25,1 juta.
