Kumparan Logo

Elnusa (ELSA) Raup Pendapatan Usaha Rp 8,1 Triliun di 2021, Naik 5 Persen

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi PT Elnusa Tbk. Foto: Dok. Elnusa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi PT Elnusa Tbk. Foto: Dok. Elnusa

PT Elnusa Tbk (ELSA), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE), mencatatkan pendapatan usaha konsolidasi Rp 8,1 triliun sepanjang 2021 yang telah diaudit. Total pendapatan tahun ini tumbuh 5 persen secara year on year (yoy) jika dibandingkan 2022 Rp 7,7 triliun.

Pendapatan usaha konsolidasi ini dikontribusikan melalui segmen jasa distribusi & logistik energi sebesar 53 persen, jasa hulu migas 36 persen, dan jasa penunjang 11 persen.

Corporate Secretary Elnusa, Ari Wijaya, mengatakan pandemi COVID-19 yang berkepanjangan membuat hampir seluruh sektor mengalami tekanan hebat. Sebagai perusahaan jasa migas, salah satu dampak yang perseroan rasakan yakni mundurnya beberapa jadwal proyek pekerjaan oleh KKKS cukup membayangi kinerja perseroan sepanjang 2021.

“Kami melihat bahwa capaian kinerja perseroan di tengah berbagai tantangan hebat ini sebagai sesuatu yang membawa optimisme untuk tahun mendatang," kata dia dalam keterangan resmi, Kamis (10/3).

Meski ada pandemi dan memberikan ketidakpastian pada sektor bisnis migas, Ari menyebut perseroan masih mampu mencatatkan laba bruto Rp 645 miliar, laba operasi Rp 315 miliar, laba bersih Rp 108 miliar, dan total kas dan setara kas mencapai Rp 1,11 triliun sepanjang 2021.

Diakuinya, laba perseroan 2021 terkoreksi cukup dalam jika dibandingkan 2020. Pada 2020, laba bersih Elnusa Rp 249,08 miliar. Hal ini berimbas pada perubahan proporsi prioritas beberapa pekerjaan jasa hulu migas serta rasio profitabilitas yang kompetitif pada bisnis EPC-OM, kendati demikian secara konsolidasi Perseroan masih mampu mencatatkan pertumbuhan.

Aktivitas operasional PT Elnusa Tbk. Foto: Dok. Istimewa

Belanja Modal dan Strategi Elnusa Tahun Ini

Ari melaporkan, untuk realisasi belanja modal Elnusa tahun lalu sebesar Rpv436 miliar. Modal ini digunakan untuk investasi yang mendukung pertumbuhan dan keberlangsungan bisnis. Beberapa di antaranya untuk pengembangan jasa hulu serta jasa penunjang migas.

“Penyerapan belanja modal pada tahun 2021 kami sesuaikan dengan kondisi bisnis dan pasar di tahun berjalan," kata dia.

Untuk itu, di tahun ini, Elnusa menganggarkan nilai belanja modal lebih tinggi dibandingkan 2021, sekitar Rp 700 miliar atau naik 14 persen dari belanja modal dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2021.

Pemanfaatan dari belanja modal tersebut untuk memperkuat bisnis inti dalam mengoptimalkan strategi bisnis yang berkelanjutan melalui Diversifikasi Portofolio demi menggenjot kinerja keuangan di 2022.

Perseroan, kata dia, juga terus menggenjot kinerja ke depan melalui strategi diversifikasi portofolio yang masih menjadi strategi bisnis unggulan yang berkelanjutan.

"Pada segmen jasa hulu migas, kami terus meningkatkan kapabilitas dan kapasitas melalui berbagai aliansi strategis korporasi. Perseroan juga berupaya meningkatkan produktivitas pada pengelolaan dan perawatan sumur migas," terangnya.

***

Kuis kumparanBISNIS hadir lagi untuk bagi-bagi saldo digital senilai total Rp 1,5 juta. Kali ini ada kuis tebak wajah, caranya gampang! Ikuti petunjuknya di LINK INI. Penyelenggaraan kuis ini waktunya terbatas, ayo segera bergabung!