Kumparan Logo

Emiten Migas (RAJA) Catat Laba Bersih Rp 182 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 14%

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pekerja PT Rukun Raharja Tbk (RAJA). Foto: Dok. Rukun Raharja
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja PT Rukun Raharja Tbk (RAJA). Foto: Dok. Rukun Raharja

Emiten migas, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), mencatat laba bersih sebesar USD 10,5 juta atau sekitar Rp 182,64 miliar pada kuartal I 2026, tumbuh 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy).

Berdasarkan laporan keuangan, Senin (4/5), peningkatan laba bersih didorong oleh kontribusi dari lini bisnis midstream, khususnya jasa penyewaan gas compression plant di Sengkang, Sulawesi Selatan, serta kontribusi pendapatan lain-lain (non-operating income). Utamanya berasal dari investasi Perseroan pada bisnis Engineering, Procurement, Construction & Installation (EPCI) dan sektor shipping melalui grup Hafar.

"Capaian ini menegaskan bahwa strategi diversifikasi portofolio usaha Perseroan telah berjalan efektif sebagai penopang kinerja keuangan di tengah tantangan operasional pada lini bisnis inti," ujar Direktur Utama Djauhar Maulidi dalam keterangannya.

Sementara itu, pendapatan perseroan yang tercatat USD 55,3 juta atau melandai 16 persen (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya USD 66,1 juta. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh insiden pada jalur pipa gas di wilayah Pekanbaru yang berdampak pada kinerja bisnis midstream dan downstream perseroan.

video story embed

Djauhar mengatakan, insiden tersebut telah dinyatakan sebagai kondisi force majeure oleh mitra Perseroan, sehingga menyebabkan penyesuaian sementara terhadap volume penyaluran gas kepada pelanggan.

"Kinerja ini menunjukkan bahwa strategi diversifikasi yang kami jalankan telah memberikan ketahanan bagi perseroan di tengah tekanan operasional. Ke depan, kami akan terus memperkuat bisnis inti, mengembangkan infrastruktur energi, serta mendorong ekspansi strategis di sektor hulu dan hilir guna menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan," jelasnya.

Memasuki tahun 2026, RAJA memastikan akan melanjutkan berbagai inisiatif strategis guna memperkuat fondasi pertumbuhan jangka menengah dan panjang. Perseroan merencanakan pembangunan infrastruktur pipa BBM yang menghubungkan Balikpapan dan Samarinda, dengan target dimulainya konstruksi pada Kuartal III 2026. Proyek ini diharapkan dapat memperkuat jaringan distribusi energi di Kalimantan Timur serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan pada segmen midstream.

Selain itu, melalui entitas anak yakni PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), perseroan tengah menyelesaikan akuisisi SMS Development Limited, yang merupakan pemegang participating interest di Blok Madura Strait. Penyelesaian transaksi ini ditargetkan memberikan kontribusi terhadap kinerja konsolidasi Perseroan mulai Kuartal II 2026.

Di sisi lain, perseroan juga tengah menyelesaikan tahap akhir rencana akuisisi participating interest pada salah satu blok migas di kawasan Indonesia Timur, yang akan memperkuat eksposur Perseroan baik pada segmen upstream maupun downstream. Investasi ini ditargetkan dapat direalisasikan pada kuartal II 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat portofolio energi terintegrasi dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

"Melalui kombinasi penguatan bisnis inti dan ekspansi anorganik yang selektif, Perseroan optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan yang berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance)," tambahnya.