Kumparan Logo

Emiten Tambang Batu Bara (BUMA) Lunasi Lebih Awal Senior Notes Rp 3,5 T

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Emiten jasa kontraktor pertambangan batu bara, PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID).  Foto: BUMA Internasional Grup
zoom-in-whitePerbesar
Emiten jasa kontraktor pertambangan batu bara, PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID). Foto: BUMA Internasional Grup

Emiten pertambangan batu bara, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak usaha PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID), telah menyelesaikan pelunasan penuh lebih awal (full early redemption) atas sisa utang senior (Senior Notes) 2026 senilai USD 212,25 juta atau sekitar Rp 3,55 triliun (kurs Rp 16.750 per dolar AS), dengan kupon tetap 7,75 persen, mendahului jatuh temponya pada Februari 2026.

Dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (19/11), perseroan menyebut pelunasan lebih awal ini mencerminkan pendekatan proaktif BUMA dalam mengelola liabilitas, meningkatkan likuiditas, memperkuat fleksibilitas struktur permodalan, serta memperkokoh profil kredit dan kepercayaan investor kepada perusahaan.

Senior Notes 7,75 persen tersebut awalnya diterbitkan pada Februari 2021 dengan nilai pokok USD 400 juta, dan kemudian diamendemen melalui perjanjian tambahan pada Juni 2022 dan Maret 2024. Dengan pembayaran ini, seluruh sisa obligasi telah dilunasi sepenuhnya, dan bunga tidak lagi berjalan, menandai selesainya kewajiban atas Senior Notes 2026.

PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak perusahaan utama dari PT BUMA Internasional Grup Tbk, salah satu kontraktor pertambangan batu bara independen di Indonesia, telah melakukan penerbitan perdana Sukuk Ijarah I BUMA 2025 senilai Rp2 triliun. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Transaksi ini sebagian besar didanai melalui fasilitas sindikasi BUMA yang bekerja sama dengan sejumlah bank terkemuka di Indonesia, termasuk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Central Asia Tbk. Hal ini mencerminkan kepercayaan kuat dari institusi keuangan terhadap BUMA serta akses Perusahaan yang tetap solid terhadap likuiditas.

“Pelunasan Senior Notes 2026 yang kami percepat ini merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko pembayaran jangka pendek dan memperkuat posisi likuiditas BUMA, menegaskan kembali kedisiplinan kami dalam pengelolaan modal. Senior Notes tersebut telah mendukung berbagai inisiatif strategis BUMA dalam beberapa tahun terakhir, dan kami berterima kasih kepada para pemegang obligasi atas kepercayaannya,” ujar Direktur BUMA, Silfanny Bahar.

BUMA memastikan akan menjalankan strategi pendanaan yang disiplin dan terdiversifikasi, memastikan akses ke berbagai sumber pembiayaan, termasuk fasilitas perbankan konvensional dan syariah, Sukuk, obligasi USD dan Rupiah, serta pembiayaan leasing.

"Pendekatan yang seimbang ini menjaga fleksibilitas keuangan dan menempatkan BUMA pada posisi yang kuat untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan di masa depan," jelasnya.