Kumparan Logo

EMTK Lepas Anak Usaha Bidang Telekomunikasi, 99,99 Persen Saham Dijual

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi EMTEK. Foto: T. Schneider/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi EMTEK. Foto: T. Schneider/Shutterstock

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) melakukan perubahan struktur portofolio investasinya dengan menjual saham anak usaha, PT Abhimata Citra Abadi (ACA) yang bergerak di bidang telekomunikasi.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (24/8), EMTK telah melakukan penjualan saham ACA pada 20 Agustus 2026. Transaksi dilakukan berdasarkan Akta Jual Beli Saham Nomor 61 tertanggal 20 Agustus 2026 yang dibuat di hadapan Stephanie Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta.

Dalam transaksi itu, EMTK menjual, mengalihkan, dan menyerahkan sebanyak 100.090 saham ACA dengan nilai nominal Rp 10,009 miliar kepada Yuslinda Nasution. Jumlah saham yang dialihkan mewakili 99,99 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor ACA.

Dengan efektifnya transaksi, pengendalian langsung atas ACA beralih dari EMTK kepada Yuslinda Nasution.

EMTK menyebut transaksi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mengoptimalkan struktur investasi dan pengelolaan portofolio usahanya.

"Penjualan Saham ini merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk mengoptimalkan struktur investasi dan pengelolaan portofolio usahanya,” jelas Sekretaris Perusahaan EMTK, Titi Maria Rusli.

Perseroan juga menegaskan penjualan saham ACA tidak memberikan dampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha EMTK.

Setelah transaksi rampung, ACA tidak lagi menjadi entitas yang dikendalikan oleh EMTK. Dengan demikian, laporan keuangan ACA juga tidak lagi dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan EMTK.

"Setelah penyelesaian Penjualan Saham, ACA tidak lagi menjadi entitas yang dikendalikan oleh Perseroan dan karenanya, laporan keuangan ACA tidak lagi dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Perseroan,” kata dia.

instagram embed