Kumparan Logo

Enaknya, BTN Tawarkan PNS Usia 18 Tahun Bisa Ambil Rumah DP 1 Persen

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komplek perumahan yang dibangun di sekitar pulau reklamasi, Jakarta. Foto: Helmi Afandi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Komplek perumahan yang dibangun di sekitar pulau reklamasi, Jakarta. Foto: Helmi Afandi/kumparan

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menawarkan program Kredit Perumahan Rakyat (KPR) khusus untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, dan Polri di perumahan Bhayangkara Praja Sriwijaya (BPS) Land, Palembang.

BTN memberikan sejumlah penawaran khusus bagi calon nasabah yang berminat memiliki hunian di BPS Land, yang berlokasi di Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang tersebut.

Penawaran BTN untuk proyek tersebut di antaranya yaitu uang muka atau down payment (DP) mulai dari 1 persen. Kredit ini juga diperuntukkan bagi PNS, TNI, dan Polri yang berusia di bawah 21 tahun atau minimal 18 tahun pada saat maupun sebelum perjanjian akad kredit.

Direktur Bank BTN R Mahelan Prabantarikso mengatakan, dengan program tersebut Bank BTN menargetkan 500 orang PNS, TNI, maupun Polri mengajukan KPR di BPS Land.

"Pada tahap awal, kami berharap dengan penawaran menarik ini sekitar 500 orang dari ASN, TNI maupun Polri berminat mengajukan KPR di Bank BTN," ujar Mahelan dalam keterangannya, Senin (26/8).

Program tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan rumah PNS, TNI, dan Polri. Perlu diketahui, jumlah kebutuhan rumah untuk PNS, beserta anggota TNI-Polri, total diperkirakan mencapai 1,58 juta di tahun ini. Jumlah itu terdiri dari 945 ribu PNS, 275 ribu TNI, dan 360 ribu anggota Polri yang belum memiliki rumah yang layak.

"Dengan melihat kebutuhan perumahan bagi PNS, TNI dan Polri yang cukup besar tersebut, Bank BTN akan mengupayakan program pembiayaan rumah yang terjangkau dan akses KPR yang mudah agar seluruh masyarakat dapat mewujudkan rumah impiannya," terang Mahelan.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan rumah tersebut BTN juga mengadakan program BP2B atau Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

PNS Pemprov DKI absen menggunakan barcode saat Upacara Kemerdekaan di Pulau Reklamasi, Jakarta, Sabtu (17/8). Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan

BP2BT merupakan bantuan pemerintah yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang telah mempunyai tabungan dalam rangka pemenuhan sebagian uang muka perolehan rumah, atau sebagian dana untuk pembangunan Rumah Swadaya melalui kredit/pembiayaan Bank Pelaksana.

Program lainnya adalah mengoptimalkan KPR BTN Mikro dengan Skema Akademisi- Bisnis-Community dan Government atau Pemerintah (ABCG) maupun skema yang tidak melibatkan akademisi.

Skema ABCG memfokuskan pada pembiayaan KPR dengan debitur berbasis komunitas yang didukung oleh Pemerintah Daerah setempat dan Instansi Pendidikan serta dibantu proses pembiayaan oleh Bank dalam hal ini Bank BTN.

"Kami melibatkan banyak pihak untuk dapat memberikan pelayanan KPR terbaik bagi masyarakat dan mendukung Pemerintah dalam Program sejuta rumah," jelas Mahelan.