Erick Thohir Ajukan PMN Rp 52 T untuk 8 BUMN Tahun Ini, Baru Cair Rp 6,2 T
·waktu baca 2 menit

Menteri BUMN Erick Thohir mengajukan 8 perusahaan pelat merah mendapatkan suntikan modal melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun ini. Total nilainya Rp 52 triliun termasuk usulan tambahan Rp 16,9 triliun di pertengahan tahun ini.
Erick menjelaskan, dari 8 BUMN yang diajukan ke Menteri Keuangan Sri Mulyani, yang cair baru PMN untuk PT Hutama Karya (Persero) senilai Rp 6,2 triliun. HK sendiri tahun ini diusulkan Erick agar dapat suntikan Rp 15,2 triliun karena ada tambahan Rp 9 triliun di pertengahan tahun.
"Yang bisa kami laporkan sampai hari ini yang sudah cair Rp 6,28 triliun untuk HK. Yang lainnya masih proses," kata Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Senin (30/8).
BUMN lainnya yang menunggu PMN tahun ini cair adalah PT Pelindo III (Persero) Rp 1,2 triliun, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Rp 470 miliar, PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) atau KIW Rp 977 miliar, PT PAL Indonesia (Persero) Rp 1,28 triliun, PT PLN (Persero) Rp 5 triliun, dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk Rp 7,9 triliun, dan IFG BPUI Rp 20 triliun.
Khusus IFG dan Waskita Karya, PMN yang didapat nantinya akan digunakan untuk restrukturisasi. IFG akan restrukturisasi untuk penyelamatan Jiwasraya, sedangkan Waskita Karya restrukturisasi utang perseroan, modal kerja, dan investasi jalan tol.
Sementara BUMN lainnya akan menggunakan PMN tersebut untuk penugasan, seperti jalan tol, membangun kawasan industri terpadu, hingga membangun listrik di desa.
