Erick Thohir Angkat Hadjar Seti Adji Jadi Direktur WIKA

5 Agustus 2022 19:06
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
RUPSLB menyetujui pengangkatan Hadjar Seti Adji sebagai Direktur Human Capital dan Pengembangan Usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), Jumat (5/8/2022). Foto: Dok. WIKA
zoom-in-whitePerbesar
RUPSLB menyetujui pengangkatan Hadjar Seti Adji sebagai Direktur Human Capital dan Pengembangan Usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), Jumat (5/8/2022). Foto: Dok. WIKA
ADVERTISEMENT
Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Hadjar Seti Adji sebagai Direktur Human Capital dan Pengembangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). Hadjar menggantikan Mursyid.
ADVERTISEMENT
Pengangkatan Hadjar dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan, Jumat (5/8). Mengutip situs WIKA, Hadjar bukan orang baru di BUMN. Dia tercatat pernah menjadi Direktur SDM dan Pengembangan Sistem PT Waskita Karya (Persero) Tbk (2018-2022).
Sebelum itu, dia merupakan Kepala Divisi Pengembangan Bisnis PT PP (Persero) Tbk (2016-2018), Kepala Divisi Riset & Teknologi PT PP (Persero) Tbk (2014-2018), dan Kepala Divisi Manajemen Risiko PT PP (Persero) Tbk (2014-2015).
Pria kelahiran Makassar 14 November 1965 ini merupakan Master Engineering of Science-University of New South Wales, Sydney (2002) dan Sarjana Teknik Sipil di Universitas Diponegoro (1991).

Kontrak Baru WIKA Capai Rp13,8 Triliun

Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito menyampaikan kehadiran Hadjar Seti Adji menjadi bentuk penyegaran untuk tetap menjaga performa Perseroan dalam rangka menjawab kepercayaan dari pemegang saham dan publik.
ADVERTISEMENT
Kepercayaan tersebut tercermin pada raihan kontrak baru WIKA hingga Juni 2022 sebesar Rp 13,8 Triliun atau naik 31,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Perolehan tersebut disumbangkan sebagian besar oleh sektor infrastruktur dan bangunan gedung, disusul oleh industri penunjang konstruksi, energi dan industrial plant, serta realty dan properti.
"Dalam deretan kontrak baru yang diraih Perseroan hingga Juni 2022 terdapat proyek Preservasi Jalan dan Jembatan di Bali yang dipercayakan oleh Kementerian PUPR. Proyek ini berfungsi sebagai infrastruktur pendukung perhelatan G20 pada Oktober 2022 mendatang," katanya dalam keterangan.
Agung BW mengungkapkan proyek Preservasi Jalan dan Jembatan di Bali menjadi bentuk kepercayaan Pemerintah melalui Kementerian PUPR pada WIKA dalam mengerjakan infrastruktur yang akan dilewati oleh para kepala negara pada event berkelas dunia.
Pekerja memeriksa kualitas bantalan rel (slab track) di Pabrik Slab Track PT WIKA Beton, Karawang, Jawa Barat, Rabu (18/5/2022). Foto: Asprilla Dwi Adha/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja memeriksa kualitas bantalan rel (slab track) di Pabrik Slab Track PT WIKA Beton, Karawang, Jawa Barat, Rabu (18/5/2022). Foto: Asprilla Dwi Adha/Antara Foto
Selain Preservasi Jalan dan Jembatan di Bali, WIKA juga tengah mengerjakan sejumlah proyek pendukung G20 di antaranya pembangunan jalan dan jembatan Labuan Bajo-Tana Mori juga melakukan revitalisasi ruangan VVIP pada Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta dan Bandar Udara Internasional Ngurah Rai di Bali. Berbagai proyek yang diraih akan menjadi modal untuk keberlangsungan usaha Perseroan ke depan.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sementara itu, selaras dengan model bisnis perseroan, pada kuartal II ini WIKA melakukan divestasi terhadap dua entitas asosiasinya, yaitu PT Jasamarga Kunciran Cengkareng dan PT Prima Terminal Petikemas.
"Langkah tersebut sebagai bentuk capital recycling yang dapat membuat ruang lebih bagi Perseroan dalam pemenuhan investasi mendatang sekaligus menambah kas perseroan sebagai modal kerja yang baru sehingga dapat lebih fokus pada core business-nya," terangnya.

Berikut Jajaran Direksi WIKA

Direktur Utama: Agung Budi Waskito
Direktur Operasi I: Hananto Aji
Direktur Operasi II: Harum Akhmad Zuhdi
Direktur Operasi III: Rudy Hartono
Direktur Human Capital dan Pengembangan: Hadjar Seti Adji
Direktur QHSE: Ayu Widya Kiswari
Direktur Keuangan: Adityo Kusumo