Erick Thohir: BUMN Jangan Sendiri-sendiri Bantu Warga Korban Gempa Cianjur

25 November 2022 12:31
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Menteri BUMN Erick Thohir foto bersama dengan anak-anak korban gempa saat mengunjungi posko BUMN di Cianjur, Jumat (25/11). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri BUMN Erick Thohir foto bersama dengan anak-anak korban gempa saat mengunjungi posko BUMN di Cianjur, Jumat (25/11). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
ADVERTISEMENT
Menteri BUMN Erick Thohir mendatangi Posko Satgas Bencana BUMN di Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat (25/11). Posko itu terdiri dari sejumlah tenda pengungsian yang didirikan oleh perusahaan pelat merah seperti Bank Mandiri hingga PT KAI.
ADVERTISEMENT
"Kehadiran kami BUMN di sini tak lain ingin membantu kesulitan masyarakat dan menjadi bagian besar gerakan pemerintah," kata dia usai melakukan pengecekan ke sejumlah tenda pengungsian.
Erick Thohir menambahkan, posko BUMN untuk warga terdampak gempa Cianjur sudah disiagakan sejak hari pertama. Menurut dia, BUMN memang kerap memberi bantuan ketika terjadi bencana. Namun, kini bantuan yang diberikan dilakukan secara bersamaan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Menteri BUMN Erick Thohir berbincang dengan warga saat mengunjungi posko BUMN di Cianjur, Jumat (25/11). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri BUMN Erick Thohir berbincang dengan warga saat mengunjungi posko BUMN di Cianjur, Jumat (25/11). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
"Yang membedakan pergerakan kami dulu dan sekarang, kalau dulu semua BUMN itu datang sendiri-sendiri, sekarang kita tidak memperbolehkan, tetapi dikonsolidasikan," ucap dia.
Menurut Erick Thohir, BUMN bergerak bersama agar bantuan yang diberikan tidak mubazir. Berkaca pada situasi penanganan bencana sebelumnya, malah banyak kebutuhan makanan warga terdampak yang membusuk karena tak dikonsumsi.
ADVERTISEMENT
"Ada kebutuhan yang diperlukan saat itu, ada yang dibutuhkan pasca bencana. Jangan kita juga mubazir, mengirim keperluan tapi ternyata di lapangan sudah melimpah. Akhirnya banyak kendala yang kita lihat makanan busuk, obat-obatan yang tidak diperlukan," kata dia.