Erick Thohir: Modal Ventura BUMN Sudah Mendanai 336 Startup RI

26 September 2022 11:23
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan Holding PLN di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (21/9/2022). Foto: Kementerian BUMN
zoom-in-whitePerbesar
Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan Holding PLN di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (21/9/2022). Foto: Kementerian BUMN
ADVERTISEMENT
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan telah membentuk ekosistem digital di BUMN. Sejak awal, BUMN mendirikan perusahaan modal ventura atau venture capital.
ADVERTISEMENT
Perusahaan modal ventura milik BUMN terdiri dari Mandiri Capital Indonesia, Telkomsel Mitra Inovasi, BNI Ventures, MDI Ventures, dan BRI Ventures.
"Modal ventura di bawah BUMN menginisiasi 336 startup, yang kita lihat banyak jadi soonicorn dan unicorn," ujar Erick dalam BUMN Startup Day di ICE BSD, Senin (26/9).
Selain itu, modal ventura milik BUMN membentuk Merah Putih Fund untuk membantu startup-startup yang berada dalam tahap berkembang. Dalam Merah Putih Fund tersebut, apabila valuasi startup sudah cukup besar, maka BUMN biasanya tidak hadir.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Lewat Merah Putih Fund kita hadir untuk investasi, tetapi dengan catatan founder orang Indonesia, perusahaan harus beroperasi di Indonesia, bayar pajak di Indonesia dan bisa diprioritaskan go public di Indonesia," katanya.
ADVERTISEMENT
Menurut Erick, keberadaan Merah Putih Fund seiring dengan konsep Presiden Jokowi terkait pembangunan ibu kota baru. “Sesuai pembangunan IKN, Ibu kota baru ini akan lebih friendly pada investasi fintech, ini yang coba kita rajut,” tandasnya.
Erick memproyeksikan ekonomi digital akan terbesar di Asia Tenggara di tahun 2030, dengan 40 persen berada di sektor digital, yakni senilai Rp 4.500 triliun.
Ia mengingatkan para direksi BUMN untuk tidak langsung investasi, melainkan perlu adanya pendampingan para venture capital di BUMN.
"Kita tidak mau direksi BUMN yang tidak punya pengalaman industri digital langsung investasi tanpa ada pendampingan. Kita jaga, supaya harus ada keberlanjutan," lanjutnya.