Kumparan Logo

Erick Thohir Puji Bank Mandiri dan Pertamina Bangun Penggilingan Beras

kumparanBISNISverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki meninjau Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di Desa Kaliputih, Kutowinangun, Kebumen, Jawa Tengah, Minggu (23/5). Foto: Kementerian BUMN
zoom-in-whitePerbesar
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki meninjau Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di Desa Kaliputih, Kutowinangun, Kebumen, Jawa Tengah, Minggu (23/5). Foto: Kementerian BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi kolaborasi PT Bank Mandiri Tbk (Persero) dan PT Pertamina (Persero) yang membangun Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di Desa Kaliputih, Kutowinangun, Kebumen, Jawa Tengah.

Dalam kunjungannya ke SPBT hari ini, Erick mengatakan peningkatan kesejahteraan petani harus ditunjang dengan penciptaan kegiatan bisnis petani secara profesional.

SBPT merupakan wujud kolaborasi antara Bank Mandiri dan Pertamina ini dalam program mewirausahakan petani untuk mendukung petani, terutama pada masa panen dan pasca panen, demi menciptakan skala usaha yang lebih besar dan mampu bersaing di pasar.

"Saya memuji kolaborasi antara Bank Mandiri dan Pertamina dalam pembentukan SBPT ini," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (23/5).

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki meninjau Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di Desa Kaliputih, Kutowinangun, Kebumen, Jawa Tengah, Minggu (23/5). Foto: Kementerian BUMN

Menurut Erick, penggilingan beras ini tak hanya akan meningkatkan produktivitas petani untuk menghasilkan beras premium demi mewujudkan ketahanan pangan, namun karena dikelola berdasarkan model perusahaan dengan pendampingan dan pengawasan oleh Bank Mandiri. SBPT itu akan menjadi milik para petani dan masyarakat lokal.

Dalam peninjauan ke SPBT yang akan membantu meningkatkan produksi beras dan kesejahteraan hampir 170.000 petani di Kebumen itu, Erick didampingi Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi, dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

SBPT Kutowinangun memiliki kapasitas produksi sebesar 3 ton per jam. Sentra ini dikelola bersama antara PT Mitra Desa Kebumen yang sahamnya dimiliki Koperasi Migatani Lestari Mandiri. Koperasi itu beranggotakan petani-petani di Kebumen dan PT Mitra BUMDes Nusantara, anak perusahaan BUMN, yang mendukung kebutuhan modal kerja.

Menteri BUMN Erick Thohir meninjau Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di Desa Kaliputih, Kutowinangun, Kebumen, Jawa Tengah, Minggu (23/5). Foto: Kementerian BUMN

"Jika korporasi besar bisa menjual produk dengan murah karena skala ekonomi yang besar atau bisa lebih efisien karena memproduksi dalam jumlah massal, maka kita bisa melakukan hal serupa bagi para petani kita. Pembangunan SBPT ini dan juga pendampingan dari BUMN merupakan satu upaya pengelolaan agar petani bisa lebih sejahtera dalam menikmati hasil jerih payahnya," lanjut Erick.

Fasilitas SPBT Kutowinangun ini juga dilengkapi toko yang menjual beragam pupuk dan kebutuhan sarana produksi pertanian. SBPT juga memfasilitasi program pembinaan budidaya tanam dengan smart and corporate farming, akses permodalan, bank gabah dan penyaluran dana bergulir.