Kumparan Logo

Erick Thohir soal Bahaya Objek Vital: Pupuk Kalau Meledak, Ada Amonia Kayak Bom

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wapres Ma'ruf Amin (tengah kanan) didampingi Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) meninjau permukiman penduduk yang hangus terbakar dampak kebarakan Depo Pertamina Plumpang di Koja, Jakarta, Sabtu (4/3/2023). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Wapres Ma'ruf Amin (tengah kanan) didampingi Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) meninjau permukiman penduduk yang hangus terbakar dampak kebarakan Depo Pertamina Plumpang di Koja, Jakarta, Sabtu (4/3/2023). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

Menteri BUMN Erick Thohir memerintahkan BUMN untuk meninjau kembali objek-objek vital yang masih berdekatan dengan permukiman warga. Ini ia sampaikan kala meninjau Terminal BBM Plumpang, Jakarta Utara, Sabtu (4/3).

Insiden kebakaran di salah satu terminal BBM milik Pertamina pada Jumat (3/3) menewaskan 15 orang dan puluhan korban luka.

Erick mengeklaim ia telah mengingatkan BUMN energi sejak dua tahun untuk memetakan kembali zona-zona vital yang berdekatan dengan permukiman masyarakat.

Pemerintah pusat juga telah mengajak Pemprov DKI Jakarta buat memetakan khususnya zona-zona di Jakarta yang berada dekat aktivitas warga.

embed from external kumparan

"Saya sudah mengingatkan dari 2 tahun lalu sebenarnya bahwa proyek vital nasional seperti kilang Pertamina, Pupuk itu bahaya kalau meledak, ada amonianya, itu kayak bom," ujar Erick Thohir, Sabtu (4/3).

Dia berharap agar zona-zona ini bisa berjarak aman dengan aktivitas masyarakat.

"Ada juga PLN itu ada gasnya, memang titik antara objek vital dengan kehidupan masyarakat harus punya jarak," tuturnya.

"Saya sudah instruksikan Pertamina, Pupuk untuk mulai meninjau ulang titik-titik keamanannya," pungkas Erick.