ESDM: Konversi 50.000 Motor Listrik Hemat Kompensasi Pertalite Rp 18,6 M
·waktu baca 2 menit

Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, menyebutkan konversi ke motor listrik bermanfaat bagi masyarakat. Dadan menyebut, penggunaan motor listrik dapat menghemat pengeluaran dari sisi BBM hingga Rp 2,77 juta per tahun.
“Kami harap manfaat dari program konversi dapat dinikmati masyarakat, antara lain untuk pemilik sepeda motor. Dengan perhitungan angka Pertalite bulan lalu sebesar Rp 2,77 juta per tahun per sepeda motor,” kata Dadan pada webinar bertajuk ‘Sosialisasi Bantuan Pemerintah Program Konversi Motor Listrik’ oleh Kementerian ESDM, Selasa (4/4).
Dadan mengatakan, pemerintah juga dapat menghemat anggaran kompensasi Pertalite. Penghematan yang dapat dilakukan sebesar Rp 18,6 miliar, jika pemerintah berhasil mengkonversi 50 ribu unit sepeda motor sesuai target.
Pemerintah juga menargetkan untuk konversi motor listrik sebanyak 150 ribu unit untuk tahun depan. “Bantuan pemerintah yang diberikan (kepada pemilik sepeda motor) adalah sebesar Rp 7 juta per unit sepeda motor, ini kira-kira setara dengan separuh biaya konversi,” ujarnya.
Selain penghematan BBM masyarakat, sebagai komoditas yang diimpor dalam jumlah besar, BBM menyumbang besar pada pengeluaran devisa negara. Jika ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai (KLBB) sudah terbentuk di Indonesia, Dadan menyebut pemerintah cadangan devisa negara dapat semakin terjaga.
“Konversi kendaraan listrik menghasilkan penurunan emisi sebesar 30 ribu ton, kemudian mengurangi impor BBM sebesar 20 ribu kilo liter, menghemat devisa negara sebesar USD 10 juta,” jelas dia.
Dadan mengatakan, pemberian bantuan dilakukan melalui bengkel konversi berdasarkan verifikasi. Saat ini telah tersedia 21 bengkel yang mendapat sertifikat dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan kapasitas konversi hampir 2.000 unit per bulan.
"Jadi untuk memenuhi target konversi sebanyak 50 ribu unit dibutuhkan tambahan dari bengkel-bengkel konversi yang ada dan kami akan melakukan pelatihan di beberapa tempat," katanya.
