Kumparan Logo

Fakta-fakta Gojek Borong Saham Induk Usaha Hypermart Milik Lippo Group

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hypermart  Foto: ANTARA/Rivan Awal Lingga
zoom-in-whitePerbesar
Hypermart Foto: ANTARA/Rivan Awal Lingga

Sebelum resmi mengumumkan merger dengan Tokopedia pada Senin (18/5), Gojek lebih dulu melakukan aksi korporasi dengan masuk ke Lippo Group. Perusahaan memborong saham induk usaha Hypermart sebanyak 358.530.900 atau setara 4,76 persen.

Induk usaha Hypermart yang sahamnya dibeli Gojek adalah PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA). Sebelumnya, saham tersebut dikuasai PT Multipolar Tbk (MLPL).

Salinan dokumen yang diperoleh kumparan, menyebutkan PT Pradipa Darpa Bangsa merupakan entitas usaha yang 99,996 persen sahamnya dimiliki oleh PT Aplikasi Karya Anak Bangsa alias Gojek. Sedang 0,004 persen saham sisanya dikuasai oleh PT Dompet Karya Anak Bangsa yang menaungi Gopay.

Sementara PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dan PT Multipolar Tbk (MLPL) merupakan dua entitas usaha yang berada di bawah Lippo Group.

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) merupakan entitas usaha di bawah Lippo Group yang fokus usahanya ke bisnis ritel. Dikutip dari laman resmi perusahaan, fokus Perseroan terhadap bisnis ritel diperkuat pada 2019, melalui peluncuran kembali gerai Hypermart, Primo, dan Foodmart.

Gojek dan Tokopedia. Foto: Dok. Gojek dan Tokopedia

Perkiraan Dana yang Disetor Gojek ke Hypermart

Direktur Multipolar, Agus Arismunandar, mengkonfirmasi transaksi ini. Namun, dia tak memberi penjelasan berapa nominalnya.

Jika mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham MPPA pada 6 April 2021 saat transaksi ini terjadi ada di posisi Rp 430.

Posisi itu juga merupakan harga tertinggi harian saham MPPA, pada 90 hari terakhir sebelum rencana pengambilalihan diumumkan. Jika harga tersebut yang menjadi acuan, maka Gojek menggelontorkan dana tak kurang dari Rp 154,17 miliar untuk ditukar dengan 4,76 persen saham MPPA.

Harga saham MPPA di sepanjang 2021 ini (year to date) terus menunjukkan tren meningkat. Jika pada pembukaan perdagangan di awal Januari 2021 saham induk usaha Hypermart itu diperdagangkan di harga Rp 105, pada 11 Mei 2021 lalu saham MPPA sudah ada di posisi Rp 855.