Kumparan Logo

Fakta-fakta Jumlah Penduduk India Salip China

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jalan-jalan di kota China yang dipadati oleh penduduk. Foto: REUTERS/STR
zoom-in-whitePerbesar
Jalan-jalan di kota China yang dipadati oleh penduduk. Foto: REUTERS/STR

India mengambil alih posisi China sebagai negara dengan penduduk terpadat di dunia di tahun 2023. Program-program penurunan jumlah penduduk China sukses dijalankan, meskipun dianggap melanggar hak asasi manusia (HAM).

Berikut kumparan rangkum fakta-fakta populasi India salip China:

Jumlah Penduduk China Turun Signifikan

China menjadi negara dengan penduduk terbanyak di dunia seiring PBB melakukan pencatatan populasi sejak 1950. Meskipun China sudah melakukan sensus penduduk dan jadi populasi terbesar sejak 1930.

Biro Statistik Nasional China (National Bureau of Statistics of China/NBS), merilis jumlah penduduk negara itu per Desember 2022, sebanyak 1.411.750.000 jiwa atau berkurang hampir sejuta orang.

"Populasi mencapai sekitar 1.411.750.000 pada akhir tahun 2022 — penurunan 850.000 dari akhir tahun sebelumnya," demikian pernyataan NBS, dikutip dari AFP Jumat (27/1).

China Berhasil Turunkan Jumlah Penduduk dengan Kebijakan 1 Anak

Penurunan jumlah penduduk di China lebih cepat dibanding India. Pertumbuhan jumlah penduduk China sebesar 2 persen sejak 1973, turun jadi 1,1 persen sejak 1983. Sedangkan pertumbuhan penduduk India masih 2 persen per tahun.

Ilustrasi para penduduk di India. Foto: Pavel Laputskov/Shutterstock

Kebijakan yang mengizinkan hanya 1 anak di China berjalan efektif, meski hal itu dianggap melanggar HAM. Sementara kualitas hidup masyarakat di India semakin meningkat, menurunkan angka kematian dan menaikkan jumlah penduduk.

Populasi Penduduk India Membeludak Tembus 1,417 miliar

Saat jumlah penduduk China menurun, penduduk India justru bertambah. World Population Review (WPR) memproyeksikan jumlah penduduk India per Desember 2022 sebanyak 1,417 miliar.

Menurunnya jumlah penduduk China ditunjukkan dari angka kelahiran yang lebih rendah dari angka kematian. “Jumlah kelahiran adalah 9,56 juta, sementara jumlah kematian adalah 10,41 juta,” ungkap NBS.

instagram embed