Kumparan Logo

Fashion Show Tenun Donggala di Palu Batal Akibat Bencana

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proses pembuatan Tenun Donggala (Foto: dok. Didiet Maulana)
zoom-in-whitePerbesar
Proses pembuatan Tenun Donggala (Foto: dok. Didiet Maulana)

Gempa di Donggala, Sulawesi Tengah, yang memicu tsunami di Palu dengan ketinggian 1,5 meter pada Jumat (28/9) lalu berimbas pada gagalnya gelaran acara yang bertajuk Sinergi Dewan Kerajinan Nasional dengan Kementerian Koperasi dan UKM pada 9 Oktober 2018 mendatang.

Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM) Emilia Suhaimi mengatakan, program acara yang gagal itu berupa rangkaian acara fashion show tenun Donggala dan pertemuan lebih dari 550 UKM nasional di Palu.

“Mau kami kumpulin ada pelatihan dari berbagi unit di kementerian itu batal total,” ungkapnya kepada kumparan di Gedung Smesco, Jakarta, Senin (1/10).

Emilia mengaku pihaknya telah menyiapkan segala sesuatu untuk menyambut acara itu. Namun, bencana lantas meluluhlantahkan Palu dan Donggala hingga menghancuran lokasi yang semestinya menjadi tempat pertemuan para UKM.

“Jadi harusnya ada 6 lokasi, sebelumnya ada di Manokwari, Tuban, Palembang, Kendari Maluku Utara, namun yang terakhir di Palu batal, tempatnya ambruk kena gempa,” imbuhnya.

Untuk saat ini, Emilia belum bisa memastikan dampak lebih lanjut dari bencana yang terjadi itu terhadap pegiat UKM serta produk-produknya.

“Kalau di sini (Smesco) saya belum evaluasi, ini kan istilahnya permanen, sepanjang tahun sepanjang hari. Ada di Sulteng Palu,” terangnya.

Evakuasi korban gempa di Donggala  (Foto: Dok. ACT)
zoom-in-whitePerbesar
Evakuasi korban gempa di Donggala (Foto: Dok. ACT)

Kendati demikian, pihaknya kini tengah bersiap untuk fokus mengembalikan terlebih dahulu psikis dan semangat para pegiat UKM yang tersisa.

“Bantuan pasti lah, pelatihan buat memulihkan itu traumatis yang luar biasa ya. Pasti mengalami shock, nah itu dibangkitkan lagi,” ujarnya.

Emilia juga menegaskan pemerintah dipastikan bakal menyiapkan modal untuk mendongkrak kembali perekonomian masyarakat Donggala dan Palu yang terdampak bencana.

“Biasanya Pak Menteri memberikan bantuan permodalan, pokoknya dikumpulkan lagi siapa yang melakukan apa. Kementerian punya apa, itu daerah prioritas,” pungkasnya.