Kumparan Logo

Fintech Amanah Gandeng BUMN Luncurkan Layanan Sertifikasi Halal untuk UMKM

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pebisnis makanan menunjukkan sertifikat halal di Kawasan Halal Park Senayan, Jakarta, Senin (16/4). Foto: Nurul Nur Azizah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pebisnis makanan menunjukkan sertifikat halal di Kawasan Halal Park Senayan, Jakarta, Senin (16/4). Foto: Nurul Nur Azizah/kumparan

Financial Technology (Fintech) Syariah, Amanah akan meluncurkan layanan terbaru untuk pengusaha kecil dan menengah pada bulan depan. Layanan terbaru ini, nantinya akan mempermudah pengusaha UKMM untuk mendapatkan sertifikasi halal.

CEO Amanah Lutfi Adhiansyah mengatakan layanan baru ini akan menggandeng perusahaan BUMN. Namun ia tak merinci lebih lanjut identitas perusahaan pelat merah tersebut.

“Program itu sudah nge-lock Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) bareng salah satu BUMN,” katanya saat webinar Keuangan Sosial Syariah dan Filantropi dalam Membangun Indonesia, Kamis (6/8).

Program ini berjalan melalui pendanaan PKBL khusus bagi sektor halal, yaitu untuk mempermudah sertifikasi halal. Program ini akan memudahkan para pelaku usaha di sektor industri halal.

“Tolong pantau website kami, bulan depan kita rilis. Untuk mempermudah sertifikasi bagi UMKM,” tambahnya.

Holycow! By Chef Afit mendapatkan sertifikat halal MUI Foto: dok.Holycow! By Chef Afit

Sebab saat ini salah satu persoalan yang menghambat penetrasi industri halal adalah perizinan yang rumit. Dengan adanya program percepatan sertifikasi halal akan meningkatkan daya saing industri halal dalam negeri di tingkat global.

Berdasarkan data Roadmap dan Strategi Ekonomi Halal Indonesia, dari total USD 2,1 triliun nilai ekonomi halal dunia, Indonesia berkontribusi sekitar 10 persen dengan membelanjakan sekitar USD 214 miliar pada 2017. Namun dari sisi ekspor, kontribusi produk halal Indonesia masih belum signifikan karena tercatat baru 3,8 persen dari total pasar halal dunia.