Kumparan Logo

Foto: Cuaca Buruk Berdampak ke Hasil Tangkapan Ikan Nelayan

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Nelayan menimbang ikan tuna sirip kuning saat berlangsung proses lelang di terminal Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja, Banda Aceh, Kamis (10/12/2020). Foto: Ampelsa/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Nelayan menimbang ikan tuna sirip kuning saat berlangsung proses lelang di terminal Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja, Banda Aceh, Kamis (10/12/2020). Foto: Ampelsa/Antara Foto

Cuaca buruk menyebabkan gelombang tinggi dan angin kencang di laut. Hal tersebut berpengaruh pada hasil tangkapan nelayan.

Tingginya gelombang disertai angin kencang di pantai Kedonganan, Badung, Bali memudahkan para nelayan menangkap ikan yang terbawa arus di permukaan laut.

Sebaliknya, gelombang tinggi dan cuaca buruk di Kutaraja, Banda Aceh justru membuat tangkapan ikan tuna menurun. Harga penawaran tuna kualitas ekspor tersebut naik menjadi Rp 34.000, dari sebelumnya Rp 30.000 per kilogram.

Nelayan lego jangkar di pesisir pantai untuk menghindari gelombang tinggi di Perairan Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (9/12/2020). Foto: Dhedez Anggara/ANTARA FOTO

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan agar warga waspada bencana hidrometeorologi sepanjang Desember 2020-Februari 2021, hal ini terkait dengan dampak curah hujan tinggi akibat perpaduan musim hujan dan La Nina yang terjadi pada bulan tersebut.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)