Kumparan Logo

Foto: Kisah Tarakan Field Penghasil Minyak Berkualitas Tinggi di Kalimantan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tarakan dikenal sebagai penghasil minyak berkualitas tinggi dan murni (world purest oil). Konon kapal-kapal besar bisa langsung memasukkan minyak ke dalam tangki sehingga keberadaan industri minyak di Kota Tarakan pun menjadi salah satu pemicu Perang Dunia II di Asia Pasifik. Jika ditilik lebih jauh ke belakang, Kota Tarakan memiliki jejak guratan sejarah yang cukup panjang.

Pada tahun 1897, sebuah perusahaan dagang Belanda dengan nama Nederlandsch-Indische Industrie- & Handel-Maatschappij (NIHM) menemukan adanya sumber minyak. Delapan tahun lamanya NIHM menguasai wilayah Tarakan. Berbagai kegiatan dilakukan seperti eksplorasi, pengelolaan dan eksploitasi minyak. Selanjutnya, Bataafsche Petroleum Maatschappij (BPM) menggantikannya pada rentang tahun 1905 hingga 1942. Sejak saat itu, pemerintah Hindia Belanda menjadikan Kota Tarakan sebagai kota penting. Yakni dengan membangun 700 sumur minyak dan berhasil memproduksi hingga mencapai 350.000 barel minyak per bulan. Bahkan mampu memproduksi 6 juta barel per tahun.

Saat ini eksplorasi dan eksploitasi sumber daya minyak dan gas bumi dikelola oleh PT Pertamina EP Tarakan Field. PEP Tarakan Field memiliki area kerja seluas 30,07 km² di Provinsi Kalimantan Utara yang meliputi Lapangan Sembakung, Mangatal, Juata, Sesanip dan Pamusian. Produksi minyak bumi tercatat sebesar 1.911 BPOD dan gas bumi sebanyak 2,38 MMSCFD.

Perwira Pertamina memeriksa Stasiun Pengumpul (SP) 02 di Kelurahan Kampung Enam, Tarakan, Kalimantan Utara. Foto: Galih Pradipta/Antara Foto