Kumparan Logo

Frekuensi Penerbangan Pesawat di Bandara Angkasa Pura II Mulai Naik

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Satu unit pesawat penumpang berada di area parkir Terminal Bandara Sultan iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (25/4/2020). Foto: Antara/ AMPELSA
zoom-in-whitePerbesar
Satu unit pesawat penumpang berada di area parkir Terminal Bandara Sultan iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (25/4/2020). Foto: Antara/ AMPELSA

Lalu lintas penerbangan berangsur pulih di bandara-bandara PT Angkasa Pura II (Persero). Pada bulan ini, rata-rata jumlah penerbangan di Soekarno-Hatta berkisar 400-430 penerbangan per hari atau meningkat cukup signifikan dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya sekitar 200 penerbangan per hari.

“Untuk rata-rata per harinya di bulan July ini sekitar 400-an penerbangan seharinya,” ucap VP Of Corporate Communication Yado Yarismano kepada kumparan, Kamis (23/7).

Meski demikian, jumlah traffic ini memang masih jauh dari angka di periode normal sebelum pandemi COVID-19. Namun dari jumlah tersebut terlihat tren lalu lintas penerbangan yang mulai pulih.

Adapun utilisasi slot time juga semakin meningkat di mana pada 1 – 20 Juli 2020 sudah mencapai sekitar 34 persen dibandingkan bulan sebelumnya hanya sekitar 10 persen.

Antrian penumpang di Terminal 3 Domestik, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Foto: Dok. Angkasa Pura II

Meningkatnya lalu lintas penerbangan dan meningkatnya utilisasi slot time juga diikuti peningkatan utilisasi kapasitas penumpang di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Berdasarkan catatannya pada bulan ini, lalu lintas penerbangan mulai berangsur pulih dan Terminal II melayani hingga 70 persen total penumpang di Bandara Soetta, sementara 30 persen dilayani melalui Terminal III.

Angkasa Pura II Sediakan Fasilitas Rapid Test Tarif Rp 150 Ribu

Selain itu, AP II juga bekerja sama bersama Holding BUMN Farmasi untuk menyediakan rapid test di seluruh bandara yang dikelola. Ada 19 bandara di seluruh Indonesia yang dikelola AP II.

“Memang ada fasilitas dari teman-teman holding farmasi di bandara-bandara kami yang bisa digunakan oleh para penumpang,” katanya.

Penumpang harus merogoh Rp 150 ribu untuk mengikuti tes singkat tersebut. Untuk rapid test hasilnya akan berupa garis yang muncul 10–15 menit setelahnya.

Selain itu, beberapa layanan lain yang bertujuan mencegah penyebaran COVID-19 seperti, Safe Airport, Healthy Airport, dan Hygiene Airport antara lain dicapai antara lain melalui berbagai fasilitas tambahan seperti pedal tombol lift, tersebarnya hand sanitizer dan wastafel, UV Sterilizer di berbagai titik, penyemprotan disinfektan di seluruh area secara rutin, kewajiban penggunaan masker, sirkulasi udara yang baik di terminal.