Fujifilm Akuisisi Xerox Senilai USD 6,1 Miliar

Perusahaan Jepang, Fujifilm Holdings, segera mengakuisisi perusahaan Amerika Serikat yang bergerak di sektor percetakan, Xerox Corp dengan nilai USD 6,1 miliar. Xerox akan bergabung menjadi perusahaan patungan untuk memangkas pengeluaran di tengah menurunnya permintaan untuk percetakan kantor.
Nilai akuisisi tersebut akan menggunakan utang bank untuk membeli 50,1% saham Xerox. Menurut sumber Fuji maupun Xerox, kesepakatan akan selesai pada Juli atau Agustus tahun ini.
Selama ini, Xerox mengaku kelimpungan mencari sumber pendanaan untuk mempertahankan bisnisnya. Sementara Fujifilm, sedang mencoba untuk mengurangi bisnis mesin fotokopinya dan fokus pada bisnis solusi dokumen.
Dengan joint venture ini, Fuji dan Xerox mengaku dapat menghemat biaya minimal USD 1,7 miliar untuk pengadaan dan operasi lainnya.
"Ini adalah keputusan yang cepat, tapi saya yakin ini juga keputusan yang kreatif. Struktur baru akan menguatkan perusahaan kami," kata CEO Fujifilm, Komori, dikutip dari Reuters, Kamis (1/2).
Perusahaan gabungan ini rencananya akan menggunakan nama Fuji Xerox dan menjadi anak perusahaan Fujifilm, dengan kantor pusat di Amerika Serikat dan New York. Serta, dipimpin oleh CEO Xerox Jeff Jacobson, sementara CEO Fujifilm Shigetaka Komori akan menjadi ketua.
Sementara itu, Jeff Jacobson mengatakan perusahaan akan mendapatkan keuntungan dari dividen tunai khusus sebesar USD 2,5 miliar yang didapatkan dari kesepakatan tersebut.
