Kumparan Logo

Gandeng UGM, PTBA dan MIND ID Ubah Batu Bara Jadi Kalium Humat untuk Pangan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, meluncurkan inovasi produk kalium humat di UGM, Yogyakarta. Foto: MIND ID
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, meluncurkan inovasi produk kalium humat di UGM, Yogyakarta. Foto: MIND ID

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID melalui anggota usahanya, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), kembali menghadirkan bukti nyata dalam memberikan nilai tambah dari pengelolaan batu bara.

Melalui hasil riset bersama Universitas Gadjah Mada (UGM), Grup MIND ID menghadirkan inovasi produk kalium humat yang terbukti mampu meningkatkan produktivitas pertanian hingga 30 persen dan menghemat penggunaan pupuk sampai dengan 50 persen, sekaligus mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan nasional.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menegaskan inovasi ini adalah bukti nyata bagaimana sumber daya mineral Indonesia dapat diolah untuk berbagai kebutuhan dalam membangun peradaban, termasuk menjawab tantangan sektor pangan.

Melalui inovasi kalium humat ini, Grup MIND ID berkontribusi dalam meningkatkan hasil panen sekaligus mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia.

"Ini adalah wujud konkret kontribusi Grup MIND ID dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi bangsa. Hilirisasi batu bara ini dapat langsung memberi dampak positif pada kesejahteraan masyarakat termasuk petani,” ujar Maroef.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, meluncurkan inovasi produk kalium humat di UGM, Yogyakarta. Foto: MIND ID

Produk kalium humat ini lahir dari hilirisasi batu bara kalori rendah dari IUP Peranap milik PTBA yang kemudian diolah menjadi pupuk hayati dan pembenah tanah.

Kolaborasi riset dengan UGM yang telah berjalan sejak 2023 ini, melahirkan pilot project produksi kalium humat dengan kapasitas hingga 144 ton per tahun.

Maroef bersama Segenap Direksi Grup MIND ID pun menghadiri peluncuran pilot project kalium humat ini di Fakultas Teknik UGM, Kamis (21/8). Ini menjadi salah satu tonggak penting perjalanan Grup MIND ID dalam membangun hilirisasi produk tambang yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

Maroef melanjutkan, dengan peningkatan produksi maka upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dapat terwujud.

Para petani pun mendapat kepastian pasokan pupuk dari dalam negeri dan ke depannya diharapkan dapat menikmati peningkatan pendapatan serta kesejahteraan hidup.

Grup MIND ID pun akan terus menciptakan nilai tambah dari sumber daya mineral Indonesia untuk membangun peradaban menuju masa depan Indonesia Emas 2045.

"Komitmen kami jelas, yakni hilirisasi harus membawa manfaat lebih luas bagi bangsa, sejalan dengan Asta Cita pemerintah dalam mendorong, penguatan industrialisasi, ketahanan energi, hingga mendukung swasembada pangan,” pungkas Maroef.

Peluncuran pilot project produk kalium humat di UGM, Yogyakarta. Foto: MIND ID

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UGM Ova Emilia mengapresiasi keberanian Grup MIND ID dalam menjadikan Universitas sebagai tempat untuk pengembangan serta penelitian alat produksi kalium humat ini.

“Namanya penelitian hasil nya dan waktunya kan belum tentu, dan keberanian itu kami apresiasi dan saya kira hasil ini nantinya juga akan dinikmati oleh semua pihak," tuturnya.

Brand BA Grow

Sementara itu, Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menjelaskan PTBA akan menggunakan nama BA Grow sebagai merek produk kalium humat yang dikomersialiasikan. BA Grow yang akan dipasarkan tersebut akan terdiri dari bentuk padat dan cair.

Menurut dia, proyek ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah pada batu bara. Batu bara kini tak hanya untuk energi, tetapi juga bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, khususnya petani.

"Inisiatif ini membuktikan bahwa batu bara dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang ramah lingkungan dan memberikan manfaat nyata, khususnya bagi para petani," jelasnya melalui keterangan resmi, Jumat (22/8).

Sementara itu, Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA, Turino Yulianto, juga menekankan hilirisasi merupakan komitmen yang akan terus dikerjakan oleh perusahaan.

“Kalium humat adalah bukti persembahan kami bagi negeri untuk menghadirkan energi tanpa henti,” jelasnya.

Rangkaian acara peresmian di awali di ruang auditorium gedung smart green learning center (SGLC) UGM, kemudian dilanjutkan kunjungan ke lokasi demplot di desa Bimomartani untuk melihat lokasi uji coba implementasi kalium humat serta mendengarkan testimoni para petani. Setelah itu dilanjutkan ke lokasi pilot alat produksi kalium humat untuk melihat bagaimana alat produksi kalium humat beroperasi.

Sebagai pembenah tanah dan pupuk hayati, kalium humat mampu memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas pertanian maupun perkebunan. Penggunaan kalium humat juga dapat mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia.