Kumparan Logo

Gandeng Wika dan Kawasaki, Antam Bangun Pabrik Feronikel Rp 3,5 T

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Emas Antam (Foto: Dokumen Antam)
zoom-in-whitePerbesar
Emas Antam (Foto: Dokumen Antam)

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) akan membangun pabrik pengolahan feronikel dengan kapasitas hingga 13.500 ton di Halmahera Timur, Maluku Utara. Antam menggandeng PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan Kawasaki Heavy Industries Ltd untuk merealisasikan proyek tersebut.

Direktur Utama Antam, Tedy Badrujaman, mengatakan pembangunan pabrik feronikel terbagi dalam tiga tahap. Tahap pertama, Antam menggelontorkan dana sebesar Rp 3,5 triliun yang didapatkan dari Penyertaan Modal Negara (PMN) pada 2015.

"Dananya Rp 3,5 triliun sudah close dapat dari PMN," kata Tedy Badrujaman saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (22/3).

Tambang Nikel. (Foto: Thinkstock/Evgeny)
zoom-in-whitePerbesar
Tambang Nikel. (Foto: Thinkstock/Evgeny)

Tedy menjelaskan pembangunan konstruksi untuk pabrik ini sudah dimulai. Seluruh peralatan serta barang-barang yang diperlukan sudah tiba di lokasi.

"Pembangunan pabrik feronikel tahap pertama ini akan memakan waktu hingga 30 bulan. Kapasitas pertama 13.500 ton, kedua 13.500, ketiga 13.500 ton per tahun," tutur Tedy.

Adapun pabrik feronikel ini akan meningkatkan kapasitas Antam dari 27.000-30.000 ton nikel dalam feronikel (TNi) per tahun, menjadi 40.500-43.500 TNi per tahun. Serta turut mendukung program pembangunan industri dasar logam stainless steel.