Kumparan Logo

Ganjar: Harga dan Stok Bahan Pokok di Jateng Aman, Tak Naik Tinggi

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pantauan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pasar Karangayu, Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pantauan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pasar Karangayu, Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau stok dan harga kebutuhan pokok di Pasar Karangayu, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (31/5). Dia menilai kenaikan sejumlah harga di H-5 lebaran ini masih dalam batas wajar.

"Secara keseluruhan harga-harga masih aman, dan saya tadi juga tanya soal ketersediaan barang, para pedagang mengatakan stok melimpah. Memang ada beberapa yang sedikit naik seperti ayam dan daging, namun kenaikannya tidak terlalu tinggi," ungkap Ganjar di lokasi.

Berdasarkan penelusuran di lokasi, kenaikan harga berada di rentang Rp 6.000 hingga Rp 10.000. Harga daging ayam kampung yang sebelumnya Rp 32 ribu menjadi Rp 36 ribu per kilogram.

Kemudian harga daging kambing Rp 115 ribu menjadi Rp 120 ribu per kilogramnya. Sedangkan daging sapi bertahan pada harga Rp 110 ribu per kilogram.

"Kenaikan harga daging ayam maupun sapi tidak terlalu. Kalau saya bilang, cenderung stabil seperti bulan-bulan lalu yang bukan lebaran. Karena, stoknya memang aman, alias selalu ada," kata Sri Suwarni (54), salah seorang pedagang daging di Pasar Karangayu.

Pantauan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pasar Karangayu, Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan

Sementara untuk harga beras, menurut pedagang sembako bernama Lasmi (60), juga tidak ada kenaikan yang drastis. Kenaikan berada pada kisaran Rp 1.500 sampai Rp 5.000.

"Misalnya gula pasir, sebelumnya Rp 11 ribu, naik menjadi Rp 12.500. Beras mentik wangi, Rp 12 ribu. Kacang, minyak goreng, tepung, tidak ada kenaikan harga. Malah memasuki H-5 ini, pembelinya sepi," ujar Lasmi kepada Ganjar.

Ganjar kemudian menegaskan jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga, Pemprov Jateng akan langsung intervensi harga. Seperti melalui operasi pasar.

"Daging sapi meski ada yang menjual sampai Rp 116 ribu, tetapi kebanyakan menjual dengan harga Rp 110 ribu. Soal ramai-ramai bawang kemarin, saat ini tidak ada masalah. Stok juga aman," tegas Ganjar.