Gara-gara Rusia, Harga Pupuk Dunia Melesat USD 1.200 per Ton
ยทwaktu baca 2 menit

SVP Corporate Secretary Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana, mengungkapkan konflik Rusia-Ukraina menyebabkan harga pupuk melesat hingga USD 1.200 per ton. Padahal harga normal pupuk sebelum konflik hanya USD 300-400 per ton.
"Sekarang sudah mulai turun, tapi harganya sempat menyentuh USD 1.200 dolar per ton. Bisa naik 3-4 kali lipat," kata Wijaya saat media briefing di Kantor BUMN, Senin (13/3).
Menurut Wijaya, harga pupuk dunia belakangan sempat melambung tinggi, khususnya pupuk jenis NPK imbas dari konflik Rusia-Ukraina. Unsur utama pupuk ini adalah nitrogen, fosfor, dan kalium.
Untuk memenuhi unsur nitrogen, Indonesia tidak begitu kesulitan karena memiliki sumber daya di dalam negeri. Hanya saja, untuk unsur fosfor dan kalium Indonesia harus mengandalkan impor.
Selama ini Indonesia mengimpor fosfor dari negara Timur Tengah dan China. Sementara unsur Kalium didapatkan dari Rusia dan Belarusia.
"Itu 30 persen kebutuhan dunia dari Rusia dan Belarusia. Selama perang kemarin sepertiga kebutuhan dunia hilang, jadi otomatis harganya gila-gilaan," tegas dia.
Rusia hingga Laos Siap Pasok, Pastikan Bahan Baku Aman
Wijaya mengatakan, pihaknya telah menjalin kesepakatan dengan pihak Rusia untuk membuka akses pasar kalium ke Indonesia. Selain itu, Pupuk Indonesia juga sudah mendapat jaminan suplai dari negara lain seperti Kanada, Mesir, dan Laos.
"Kita bisa pastikan kebutuhan bahan baku sampai akhir tahun ini aman. Bisa dibilang relatif aman, sudah tidak terpengaruh perang ini. Tapi tadi, harganya pasti tinggi," tegasnya.
Total dari negara-negara tersebut, Indonesia mengimpor 800 ribu ton, terutama dari Rusia dan Belarusia. Sementara impor fosfat mencapai 400 ribu ton terutama dari negara Timur Tengah yakni Jordan, Maroko, dan Mesir.
Dengan dibukanya akses pasar dunia itu, Wijaya mengatakan tren harga pupuk saat ini mulai melandai. "Cenderung turun, suplai berangsur normal. Yang saya dengar Rusia sudah mulai bisa melakukan bisnis lagi," ujarnya.
