Kumparan Logo

Garap 30 Ribu Hektare Lumbung Pangan, Mentan Latih 300 Babinsa Bercocok Tanam

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Syahrul Yasin Limpo tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/10/2019). Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Syahrul Yasin Limpo tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/10/2019). Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, optimistis lahan lumbung pangan seluas 30 ribu hektare di Kalimantan Tengah sudah bisa ditanami padi tahun ini.

Menurut Syahrul, dari total 164 ribu hektare lahan yang masuk dalam proyek food estate ini, lahan 30 ribu hektare inilah yang sudah siap pengairannya di tahun 2020.

"Jadi kami sure, yakin di 30 ribu hektare itu kita bisa masuk memang dengan kerja lebih kuat, dan irigasi di sana sudah dibenahi," ujar Syahrul dalam rapat dengan Komisi IV DPR, Senin (14/9).

Presiden Joko Widodo saat meninjau lumbung pangan nasional di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Apalagi, kata Syahrul, ada 300 personel TNI, tepatnya Bintara Pembina Desa (Babinsa), yang diterjunkan dan dilatih kemampuan bercocok tanam.

Selain itu, ia menyatakan bahwa tenaga kerja yang sebagian merupakan transmigran juga bisa diperbantukan. Ditambah lagi dengan 150 unit traktor dan alat pertanian lainnya yang sudah tersedia.

"Di sana juga sudah turun 300 Babinsa. 300 Babinsa yang diperbantukan. Ada 300 tentara yang dilatih dengan traktor," jelas Syahrul.

kumparan post embed

"Dan orangnya ada, di 30 ribu itu orangnya ada, ada bekas transmigrasi dan lain sebagainya. Dan kami menggunakan alat berat di sana termasuk traktor dan lain-lain yang sudah tersedia di atas 150 buah," sambungnya.

Syahrul memproyeksikan, lumbung tersebut sudah bisa menyumbang produksi pangan sebagai cadangan di akhir tahun 2020.

***

Saksikan video menarik di bawah ini.