Kumparan Logo

Gedung Putih Ingatkan PHK Bakal Terjadi Jika Shutdown Pemerintah AS Berlanjut

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt. Foto: Mandel Ngan/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt. Foto: Mandel Ngan/AFP

Gedung Putih memperingatkan pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa segera terjadi jika pemerintah Amerika Serikat tetap dalam kondisi shutdown atau penutupan sementara sebagian operasi pemerintah federal. Pernyataan itu muncul di hari pertama penutupan operasional pemerintahan, meskipun Wakil Presiden JD Vance menyatakan keputusan akhir belum diambil.

Sekretaris pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan kepada wartawan bahwa lembaga pemerintah sudah mulai mempersiapkan pemangkasan anggaran dan staf.

"Sayangnya, karena Partai Demokrat menutup pemerintahan, presiden telah mengarahkan Kabinetnya dan Kantor Manajemen dan Anggaran bekerja sama dengan berbagai lembaga untuk mengidentifikasi di mana pemotongan dapat dilakukan dan kami yakin PHK akan segera terjadi," kata Leavitt dikutip dari Reuters, Kamis (2/10).

Sementara itu, Wakil Presiden AS, JD Vance mengakui situasi tersebut dapat meningkatkan jumlah PHK dengan cepat jika penutupan terus berlanjut. Meski demikian, ia tegaskan belum ada keputusan akhir yang dibuat tentang apakah pekerja tertentu akan diberhentikan atau dirumahkan.

"Pertama-tama, kami belum membuat keputusan akhir tentang apa yang akan kami lakukan terhadap pekerja tertentu," ujar Vance.

instagram embed

Reporter: Nur Pangesti