Gerakan Kreatif Olah Produk Pascakonsumsi Kembali Hadir di Jakarta
·waktu baca 3 menit

Produk pascakonsumsi kini mulai dilihat dari sudut pandang berbeda oleh sejumlah komunitas kreatif. Bukan lagi sekadar limbah yang dibuang begitu saja, tetapi material yang masih memiliki peluang, mereka olah kembali menjadi produk kreatif bernilai jual.
Semangat tersebut kembali dihadirkan melalui “Dari Sisa Jadi Bisa Vol.2”, acara yang digelar #PuntungBeruntung bersama KICKYOURBUTT Project (KYB) di Brookland Coffee, Blok A, Jakarta, Sabtu (9/5).
Ratusan creative enthusiast hadir meramaikan acara yang dikemas lewat berbagai aktivitas interaktif, mulai dari multipurpose keychain making, live printing, hingga penampilan live DJ.
Lewat pendekatan kreatif, acara ini menjadi ruang untuk mengajak publik lebih peduli terhadap pengelolaan pascakonsumsi pribadi. Di acara ini, pengunjung diajak melihat bagaimana material hasil pascakonsumsi dapat memiliki peluang “kehidupan kedua” melalui proses pengolahan kreatif.
Sejak pertama kali berjalan pada 2023, #PuntungBeruntung menggandeng berbagai komunitas kreatif yang memiliki visi serupa dalam mengembangkan potensi produk pasca konsumsi menjadi barang kreatif bernilai guna. Kolaborasi dengan KICKYOURBUTT Project sendiri dimulai sejak 2025 dan masih berlanjut hingga saat ini.
Project Manager KICKYOURBUTT Project, Arya Adhi Nugraha, mengatakan “Dari Sisa Jadi Bisa” menjadi bagian dari perjalanan #PuntungBeruntung untuk mengedukasi publik mengenai potensi pengolahan limbah pasca konsumsi.
“Dari Sisa Jadi Bisa” merupakan bagian dari perjalanan #PuntungBeruntung untuk menyapa publik dan bercerita tentang bagaimana pasca konsumsi dapat diolah menjadi produk kreatif multiguna. Aktivasi ini menjadi ruang kreatif, sekaligus media kami untuk menyuarakan pentingnya kesadaran pribadi atas pasca konsumsinya,” ujar Arya.
Ia menambahkan, kebiasaan sederhana seperti membuang limbah puntung pada wadah yang tepat dapat membuka peluang lebih besar untuk pengolahan limbah menjadi produk dengan “kehidupan kedua”.
Dalam acara ini, #PuntungBeruntung juga mengumumkan penambahan titik lokasi butt collector, yaitu wadah khusus puntung yang menjadi bagian penting dalam program mereka. Corporate Communication Head PT Nojorono Tobacco International, Eliza Susanto, mengatakan saat ini terdapat 62 butt collector #PuntungBeruntung yang tersebar di 28 lokasi strategis di Pulau Jawa.
“Tahun ini, kami memiliki 62 butt collector #PuntungBeruntung, yang ditempatkan di 28 lokasi strategis di Pulau Jawa. Besar harapannya, penambahan ini akan mendorong kesadaran masyarakat akan pasca konsumsi pribadinya dan menerapkan kebiasaan baru untuk membuang limbah pada wadah yang tepat di ruang publik,” kata Eliza.
Eliza menambahkan, #PuntungBeruntung akan terus membuka ruang kolaborasi kreatif untuk mengembangkan potensi material hasil olahan pascakonsumsi menjadi produk yang memiliki nilai guna maupun nilai ekonomi.
“Ke depan, kami berharap #PuntungBeruntung menjadi gerakan kreatif yang mampu mendorong lahirnya ide, kolaborasi, hingga peluang bisnis baru melalui pemanfaatan material hasil olahan pasca konsumsi puntung,” tutupnya.
Rangkaian “Dari Sisa Jadi Bisa” tahun ini juga akan berlanjut di dua lokasi lainnya setelah penyelenggaraan di Brookland Coffee. Penasaran di mana saja? Tunggu informasi lanjutnya di kumparan.
