Kumparan Logo

Gojek Dikabarkan Akan PHK Karyawan Pekan Ini

kumparanBISNISverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengemudi ojek daring mengenakan sekat pelindung saat menunggu penumpang di kawasan jalan Kendal, Jakarta, Rabu (10/6).  Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pengemudi ojek daring mengenakan sekat pelindung saat menunggu penumpang di kawasan jalan Kendal, Jakarta, Rabu (10/6). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Perusahaan transportasi penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi Gojek dikabarkan akan mengumumkan Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK terhadap karyawannya pada pekan ini.

Saat dikonfirmasi Reuters, manajemen Gojek enggan berkomentar.

Padahal pada awal Juni 2020 ini, Gojek mendapatkan guyuran investasi baru dari Facebook dan PayPal.

Selain itu, Google dan Tencent kembali menambah investasi setelah kedua perusahaan itu menanamkan investasi di Gojek pada penggalangan dana putaran sebelumnya.

Peluncuran Gocar Instan oleh CEO/Co-Founder Gojek Kevin Aluwi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Selasa (10/9). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo, mengatakan bahwa bergabungnya Facebook dan PayPal sebagai investor, menyusul Google dan Tencent, mendukung Gojek dalam misi mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.

Dia melanjutkan, arus pendanaan oleh Facebook, PayPal, Google, Tencent dan perusahaan-perusahaan global lainnya akan digunakan untuk mendukung lebih banyak UMKM menuju digitalisasi. Mulai dari UKM yang beroperasi di toko-toko pinggir jalan hingga bisnis berskala besar yang ingin memperkuat infrastruktur pembayaran digital.

Pesaing Gojek, Grab, pada pekan lalu telah mengumumkan akan memangkas karyawannya, meski jumlahnya di bawah 5 persen. Langkah itu dilakukan Grab karena kinerja perusahaan terimbas virus corona.