Kumparan Logo

Gojek Pastikan IPO di Indonesia

kumparanBISNISverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kevin Aluwi, Co-Founder Gojek, dan Andre Soelistyo, Presiden Gojek Grup. Foto: Gojek
zoom-in-whitePerbesar
Kevin Aluwi, Co-Founder Gojek, dan Andre Soelistyo, Presiden Gojek Grup. Foto: Gojek

Manajemen PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, perusahaan yang menaungi Gojek Indonesia memastikan akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melepas saham perdana melalui Initial Public Offering (IPO).

Namun, Gojek masih belum membocorkan secara rinci terkait pelepasan saham ke publik tersebut.

C0-Chief Executive Officer (CEO) Gojek Grup Andre Soelistyo mengungkapkan, saat ini perusahaan memang tengah mempersiapkan untuk IPO.

“Satu listing sudah pasti harus di sini (Indonesia). Karena ini produk Indonesia. Peluang sebagai perusahaan teknologi besar pertama yang tercatat di bursa,” katanya saat konferensi pers di Kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (2/11).

Hannah Al Rasyid saat mencoba salah satu layanan terbaru Gojek, yaitu GoRide Instan. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Meski demikian, ia mengaku tidak menutup kemungkinan jika nanti Gojek akan melakukan dual listing atau mencatatkan saham di dua negara.

Menurutnya, ada berbagai macam faktor yang membuat Gojek mempertimbangkan untuk menjadi perusahaan terbuka.

Salah satunya tentu saja market. Di sisi lain, ada pro kontra dari kebijakan pemerintah yang juga perlu menjadi bahan pertimbangan.

“Tergantung kondisi dari pasar. Karena negara punya pro dan kontra,” imbuhnya.

Hingga kini, perusahaan aplikasi dengan pengguna 10 juta lebih ini akan terus melakukan ekspansi untuk perluasan pangsa pasar.

“Kita sudah mencadangkan USD 500 juta untuk ekspansi ke luar,” tuturnya.