Gopay Luncurkan Aplikasi Sendiri, GoTo Semakin Cuan?
·waktu baca 2 menit

Unit bisnis PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), GoTo Financial resmi meluncurkan aplikasi GoPay. Aplikasi ini memudahkan akses finansial kepada seluruh masyarakat, termasuk yang selama ini belum menggunakan layanan Gojek dan Tokopedia.
Presiden Unit Bisnis Financial Technology GoTo Hans Patuwo berharap peluncuran aplikasi ini bisa berdampak ke seluruh masyarakat Indonesia, termasuk pada pendapatan GoTo.
“Gopay kita baru mulai, masih anak bawang, baru diluncurkan hari ini. Akan tetapi pasti kita ada harapan yang sangat besar, di mana Gopay GoTo Financial menyumbang lebih bukan hanya GoTo, tapi juga untuk seluruh masyarakat Indonesia termasuk finansial GoTo juga,” ujar Hans dalam konferensi pers peluncuran aplikasi Gopay di Kantor Gojek, Jakarta, Rabu (26/7).
Hans melihat aplikasi Gopay masih baru jika dibandingkan dengan aplikasi Gojek yang sudah besar sejak tahun 2015 dan Tokopedia yang sudah diluncurkan cukup lama.
“Gopay di aplikasi Tokopedia dan Gojek tidak akan dihilangkan, bahkan akan terus dikembangkan,” katanya.
Hans memastikan ekspansi Gopay masih akan fokus di Indonesia karena masih banyak potensi yang akan dibidik GoTo dan masih banyak layanan yang dapat tersedia. Pengguna Gopay lebih banyak melakukan transaksi melalui fitur Gofood, Gocar, dan Goride. Keberadaan Tokopedia juga menyumbang transaksi cukup banyak.
“Belakangan ini bahwa peningkatan transaksi dengan julukan open loop, di luar Gojek dan Tokopedia cukup tinggi. Misalnya kalau bayar Netflix, mau beli pulsa cukup meningkat. Bisa dibilang transaksi mayoritas memang di dalam GoTo grup, akan tetapi jumlah transaksi di luar grup sudah meningkat,” tuturnya.
