Kumparan Logo

GoTo Targetkan Seluruh Mitra Pengemudi Gojek Pakai Kendaraan Listrik di 2030

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ojek motor Gojek. Foto: REUTERS/Beawiharta
zoom-in-whitePerbesar
Ojek motor Gojek. Foto: REUTERS/Beawiharta

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berkomitmen untuk mengurangi jejak emisi yang bersumber dari kendaraan mitra Goride, Gocar, dan Gofood dengan bertransaksi ke kendaraan listrik.

Head of Sustainability Grup GoTo, Tanah Sullivan, mengatakan GoTo menargetkan pada 2030 pengendara Goride dan Gocar 100 persen menggunakan kendaraan listrik. Namun, transisi ini akan diprioritaskan untuk Goride karena ekosistem Gojek mayoritas menggunakan motor.

"Target kami memang untuk tahun 2030, 100 persen kendaraan listrik untuk di Gojek ekosistem GoTo. Ini untuk semuanya motor dan mobil. tapi majority karena ekosistemnya Gojek, fokusnya ke sana dulu," kata Tanah saat ditemui di Kantor Tokopedia, Selasa (20/6).

instagram embed

Untuk mewujudkan hal tersebut, Tanah mengatakan GoTo saat ini tengah melakukan penjajakan kepada perusahaan-perusahaan kendaraan listrik dan perbankan. Salah satu perusahaan kendaraan listrik yang digaet GoTo untuk transisi kendaraan pengemudi Gojek adalah Electrum.

"Kami mau siapin sebelum kami menawarkan sesuatu event ke partner juga ke Electrum. Kami mau test dulu produknya seperti apa, apakah charging infrastrukturnya, motornya seperti apa, apakah sudah cukup untuk driver kami," Ujar Tanah.

Tanah menyebut kebijakan ini juga akan diterapkan GoTo di Singapura, Vietnam, dan Indonesia. Ia mengatakan saat ini Vietnam sudah menjalin kerja sama dengan salah satu perusahaan kendaraan listrik untuk implementasi transisi electric nikel ini.

Tanah merinci, hingga saat ini sudah ada 500 driver Gojek di Indonesia yang sudah bertransisi ke kendaraan listrik. Ia pun menargetkan 3.000 pengemudi di Jabodetabek sudah menggunakan kendaraan listrik tahun ini.

"Sekitar 500 driver ini untuk beberapa manufaktur ya, bukan Electrum doang. Sekitar 500. But the end of the years, sampai akhir tahun ini harusnya sekitar 3.000 driver dengan kendaraan listrik," ujar Tanah.

"Sudah ada (motornya), punya Elcetrum dan partners lain dan majority-nya Electrum," tambahnya.