Gubernur BI Proyeksi Kredit Perbankan Tumbuh 8–11 Persen pada 2025
·waktu baca 1 menit

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan akan berada di kisaran 8–11 persen pada akhir 2025.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kredit perbankan tumbuh 7,70 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), meningkat dari 7,56 persen pada Agustus 2025, dengan nilai Rp 8.162,8 triliun.
“Kredit sampai dengan September masih tercatat 7,7 persen ini yang kami perkirakan di akhir tahun berkisar 8-11 persen terutama karena faktor-faktor dari sisi permintaan,” tutur Perry dalam Raker dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (12/11).
Namun, tren peningkatan permintaan pembiayaan mulai terlihat dari kenaikan undisbursed loan atau kredit yang belum dicairkan, yang kini mencapai sekitar 35 persen.
“Kelihatan bahwa undisbursed loan itu meningkat sekiranya menjadi 35 persen,” ujar Perry.
Menurut dia, koordinasi antara kebijakan moneter dan fiskal terus diperkuat guna memastikan pertumbuhan kredit tetap terjaga dan berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi.
“Karena koordinasi moneter dan fiskal terus dilakukan untuk bagaimana kebijakan fiskal dapat mendorong pertumbuhan kredit dari sisi permintaan,” katanya.
