Kumparan Logo

Gubernur BI: QRIS Selamatkan Indonesia dari Pandemi COVID-19

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur BI Perry Warjiyo saat launching QRIS Tuntas di Komplek Bank Indonesia, Kamis (17/8/2023). Foto: Akbar Maulana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur BI Perry Warjiyo saat launching QRIS Tuntas di Komplek Bank Indonesia, Kamis (17/8/2023). Foto: Akbar Maulana/kumparan

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang diluncurkan BI pada 17 Agustus 2019 silam telah menyelamatkan Indonesia dari krisis pandemi COVID-19.

Perry mengatakan, QRIS diluncurkan BI 4 tahun lalu untuk menjadi kado ulang tahun Indonesia.

"Sebagaimana 4 tahun lalu ingat waktu itu kita hadiahkan kemerdekaan Indonesia bersama industri meluncurkan satu-satunya QR Indonesia, QRIS. QRIS menyelamatkan Indonesia dari COVID-19, ini bukti bersama kita memajukan bangsa," kata Perry.

Tidak berhenti sampai sana, BI membuat terobosan-terobosan baru, mulai dari membuat interkoneksi pembayaran QR Code lintas negara, Indonesia dengan Malaysia dan Thailand, hingga hari ini BI memberi kado ulang tahun Indonesia ke-78 dengan meluncurkan QRIS Tuntas, sebuah fitur baru yang membuat QRIS bisa digunakan untuk tarik tunai, setor tunai, dan transfer. Hari ini juga QRIS mulai diuji coba di Singapura.

Gubernur BI Perry Warjiyo saat launching QRIS Tuntas di Komplek Bank Indonesia, Kamis (17/8/2023). Foto: Akbar Maulana/kumparan

"Ini akan memperluas layanan dan jangkauan QRIS, dan juga sekaligus tidak hanya bagi masyarakat kita yang punya akun tapi yang tidak punya akun juga bisa pakai QRIS Tuntas, biayanya juga lebih murah," kata Perry.

Pengguna QRIS di Indonesia tahun 2023 ditargetkan mencapai 45 juta pengguna, di mana mayoritas sekitar 89-90 persen adalah pelaku UMKM terutama di pasar-pasar tradisional.

Diharapkan pertumbuhan transaksi uang elektronik di Indonesia tahun ini bisa tumbuh lebih cepat mencapai Rp 495 triliun, sementara transaksi di e-commerce diproyeksikan tumbuh mencapai Rp 533 triliun.

Hingga Mei 2023, tercatat jumlah merchant yang menggunakan QRIS sudah mencapai 26,1 juta. Dari total merchant tersebut, 91,26 persen merupakan sektor UMKM. QRIS hingga periode tersebut sudah mencapai 35,8 juta dengan nilai transaksi Rp 18,08 triliun.

embed from external kumparan