Gunakan Sistem Sortir Otomatis, Anteraja: Tidak Ada Pengurangan Pekerja
·waktu baca 2 menit

Perusahaan yang menaungi bisnis logistik Anteraja, PT Tri Adi Bersama memperkenalkan robot otomatis, automated sortation system untuk meningkatkan performa produktivitas gudang logistik.
Diharapkan dengan kehadiran robot otomatis ini bisa mempercepat pelayanan sampai ke customer. Vice President Operation Anteraja, Jimmy Chrismiadi mengatakan inovasi baru ini membuat adanya pengalihan pekerjaan dari sortir menuju kurir (Satria).
“Produktivitas penyortiran Anteraja dengan menggunakan robot otomatis membuat prosesnya meningkat dua kali lipat dari sebelumnya,” ungkap Jimmy kepada kumparan saat Press Conference Building Automated Sortation System di Intirub Halim, Kamis (14/4).
Meski begitu, ia menegaskan dengan adanya robot otomatis ini, Anteraja tidak akan melakukan pengurangan tenaga kerja.
"Nah itu tidak ada pengurangan tenaga kerja, justru (tenaga kerja) naik ditambah juga ada pengalihan,” tambah Jimmy.
Meski begitu, Jimmy menyebut, gudang Anteraja belum sepenuhnya melakukan otomatisasi. Sehingga masih ada logistik barang yang dikerjakan secara manual untuk penyortiran.
Anteraja jadi Penopang Pendapatan ASSA
Sekadar catatan, Anteraja menjadi penopang pendapatan sang induk usaha PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA). Di mana ASSA berhasil mencatatkan pertumbuhan yang positif selama tahun 2021.
Adapun per Desember 2021, Anteraja berhasil menjadi kontributor terbesar bagi pendapatan ASSA, sebesar Rp 2,8 triliun atau 54 persen dari total pendapatan ASSA di tahun 2021.
“ASSA mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 68 persen yoy (year on year) dari Rp 3 triliun di tahun 2020 menjadi Rp 5,1 triliun di tahun 2021,” ujar Presiden Direktur Assa Prodjo Sunarjanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/4).
Sementara laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tercatat senilai Rp 142,6 miliar atau meningkat 64 persen dibandingkan tahun 2020 yang tercatat senilai Rp 87,1 miliar.
