Kumparan Logo

Harga Batu Bara Anjlok 15 Persen Sehari, Bagaimana Prediksi IHSG Hari Ini?

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pergerakan saham. Foto: Antarafoto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pergerakan saham. Foto: Antarafoto

Harga batu bara anjlok 15,71 persen menjadi USD 236 per ton pada Rabu (6/10) malam di pasar ICE Newcastle (Australia). Amblasnya harga batu bara dalam semalam ini merupakan kejatuhan yang terdalam setelah akhir-akhir ini naik terlalu tinggi yang diprediksi akan mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Di sisi lain, investor global optimistis kesepakatan plafon utang USD 28,4 triliun dalam rapat senat di AS. Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan setelah cuan didapat cukup besar menyusul "menggilanya" kenaikan harga batu bara beberapa waktu kemarin, kini saatnya untuk cuci barang, alias jualan saham dari emiten berbasis komoditas tersebut.

Penyebabnya karena harga batu bara Newcastle Port delivery November turun tajam sebesar -15.71 persen. Selain batu bara, harga minyak mentah WTI juga anjlok 2,60 persen dan gas bumi amblas 8 27 persen.

"Di lain pihak, IHSG diperkirakan masih berpeluang menguat menyusul kembali naiknya Indeks DJIA semalam sebesar +0.30 persen diikuti EIDO naik +1.99 persen serta naiknya harga beberapa komoditas seperti CPO +2.68 persen & Timah +0.57 persen," kata Edwin dalam risetnya, Kamis (7/10).

MNC Sekuritas meramal IHSG bergerak di level 6.370 hingga 6.464. Sementara itu, Direktur Utama Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya meramal IHSG berada di level 6.272-6.423.

Menurutnya, perjalanan kenaikan IHSG hingga saat ini masih bersifat teknikal rebound, jelang rilis data perekonomian hari ini yang akan dilansir. Cadangan devisa yang disinyalir masih akan berada dalam kondisi stabil akan turut memberikan sentimen positif terhadap pola gerak IHSG.

"Saat ini IHSG masih berpotensi untuk melanjutkan kenaikan jangka pendeknya, hal ini juga ditopang oleh mulai kembalinya capital inflow yang melaju signifikan masuk ke pasar modal. Hari ini IHSG berpotensi bergerak pada zona hijau," terang dia.

Berikut rekomendasi saham yang layak dicermati: BBNI, BBCA, ASII, UNVR, LSIP, TLKM, dan JSMR.