Kumparan Logo

Harga Batu Bara Naik 0,84 Persen, Nikel Turun 0,9 Persen

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapal tongkang bermuatan batu bara melintasi perairan Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Sabtu (29/4/2023). Foto: ANTARA FOTO/Andri Saputra
zoom-in-whitePerbesar
Kapal tongkang bermuatan batu bara melintasi perairan Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Sabtu (29/4/2023). Foto: ANTARA FOTO/Andri Saputra

Harga minyak mentah turun di awal perdagangan Asia pada hari Senin. Hal dipengaruhi investor yang menunggu untuk melihat apakah konflik Israel-Hamas akan terjadi di negara lain, yang dapat menaikkan harga lebih lanjut dan memberikan pukulan baru terhadap perekonomian global.

Duikutip dari Reuters, Senin (16/10), Brent berjangka turun 36 sen, atau 0,4 persen menjadi USD 90,53 per barel, dan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 37 sen, atau 0,4 persen menjadi USD 87,32 per barel.

Batu Bara

Harga batu bara terpantau naik pada penutupan perdagangan Jumat (13/10). Berdasarkan bursa ICE Newcastle, harga batu bara untuk kontrak November 2023 naik 0,84 persen menjadi USD 149,50 per ton.

CPO

Harga minyak sawit (crude palm oil/CPO) terpantau turun. Dikutip dari Bursa Malaysia, harga CPO untuk kontrak November 2023 turun 0,3 persen menjadi MYR 3.594 per ton.

Nikel

Harga nikel terpantau turun pada penutupan perdagangan Jumat (13/10). Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup turun 0,9 persen menjadi USD 18.564 per ton.

Timah

Harga timah terpantau naik pada penutupan perdagangan Jumat (13/10). Harga timah berdasarkan situs LME ditutup naik 1 persen menjadi USD 25.087 per ton.

instagram embed