Harga Cabai Tembus Rp 120.000 per Kg, Kapan Turunnya?
·waktu baca 2 menit

Harga cabai rawit merah makin pedas menjelang tahun baru 2022. Data Pusat Informasi Pangan Nasional (PHIPS) menyebut harga cabai rawit merah rata-rata kini mencapai Rp 86.500 per kg, bahkan di pasar tradisional Jakarta sudah tembus sampai Rp 120.000 per kg.
Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Prihasto, berharap harga cabai di Indonesia akan kembali normal mulai Januari tahun depan.
“Mudah-mudahan Januari akhir sudah stabil,” kata Prihasto kepada kumparan, Minggu (26/12).
Prihasto mengatakan penyebab melejitnya harga cabai adalah karena faktor cuaca. Memasuki musim hujan, petani baru memulai tanam cabai untuk persiapan lebaran tahun 2022. Sehingga peredaran cabai berkurang karena belum memasuki musim panen.
Selain itu, Prihasto membeberkan faktor lainnya yang menyebabkan harga cabai melejit adalah karena pada periode September sampai Oktober 2021 harga cabai sempat jatuh.
Kendati harganya yang melejit, Prihasto mengatakan pasokan cabai untuk mencukupi kebutuhan nasional masih stabil.
“Sementara masih aman, agak terdistorsi sedikit wajar karena memang permintaan sedikit meningkat saat nataru,” jelas Prihasto.
Adapun untuk jenis cabai merah kriting dan cabai merah besar di DKI Jakarta kini harganya tembus masing-masing hingga Rp 60.000 per kg dan Rp 80.000 per kg.
Menurut data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), cabai merupakan salah satu komoditas yang mencatat lonjakan paling signifikan. Dalam kurun satu bulan saja, harga cabai melonjak dua kali lipat atau meningkat 100 persen.
