Harga Daging Sapi di Medan Naik, Deli Serdang Masih Stabil Tapi Penjualan Turun
·waktu baca 2 menit

Harga daging sapi di Kota Medan, Sumatera Utara, ikut mengalami kenaikan. Pantauan kumparan di Pasar Simpang Limun, Medan, harganya naik Rp 10 ribu per kg menjadi Rp 135 ribu per kg.
“Harganya dari Rp 125 ribu naik sekarang jadi Rp 135 ribu per kg,”ujar pedagang sapi bernama Idris kepada kumparan, Kamis (24/2).
Idris mengaku tidak mengetahui penyebab daging sapi naik. Dia hanya mendapat informasi dari perusahaan tempatnya, mengambil daging.
Bahkan dia juga mengatakan, dalam waktu dekat harga sapi akan melejit lagi. “Ini (kata perusahaan/rumah potong hewan) mau naik lagi 2 atau hari lagi,” katanya.
Terkait adanya rencana mogok dari pedagang sapi di Jawa, Idris mengaku belum mengetahuinya. Namun dia secara pribadi menolak melakukan mogok.
Sebab sejauh ini kata dia, omzet pembelian masih stabil. Meskipun begitu dia tetap, berharap ke depan naiknya harga sapi, tidak menurunkan penghasilannya.
Sementara itu di Pasar Tanjung Morawa, Deli Serdang, harga daging belum mengalami kenaikan. Seorang pedagang bernama Agung mengatakan harganya masih Rp 120 ribu per kg.
“Kalau di Tanjung (Morawa) belum naik, harganya masih standar Rp 120 ribu aja,”ujar Agung.
Namun kata dia lusa harga daging sapi diprediksi akan mengalami kenaikan sebesar Rp 5 hingga Rp 10 ribu. Menurut dia, ada potensi tiga hari lagi naik.
Kata Agung, meskipun harga daging stabil, pembelian daging di tempatnya kian menurun. “Belakangan mengalami penurunan, sekitar 50 persen. Biasanya 30 kg yang laku ini, cuma 10 kg-15 kg. Daya beli masyarakat menurun akhir-akhir ini. Ini masih standar kayak biasanya, apalagi naik,” ujarnya
Meskipun harga daging akan melejit Agung mengaku tidak akan mogok kerja. Mengingat pedagang sapi di Pasar Tanjung Morawa,tidak bergantung pada daging milik perusahaan.
Mereka juga memiliki ternak pribadi yang bisa jual, tanpa harus menaikkan harga daging “Daging kita enggak fokus (hanya) dari PT aja. Jadi misalnya harga jual dari PT ecerannya Rp125 ribu per kg. Kita masih bisa jual 120 ribu per kg gitu,” tandasnya.
