Kumparan Logo

Harga Emas Terus Merosot, Waktunya Beli atau Tahan?

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Harga emas per batang. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Harga emas per batang. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Harga emas batangan atau logam mulai terus merosot. Hari ini, Selasa (2/3) harga emas di pasar spot turun 16 persen menjadi USD 1.715 per troy oz. Sedangkan harga emas Antam kian jauh dari level Rp 1 juta per gram atau hanya Rp 923.000 per gram.

Direktur PT TRX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuabi, mengatakan pergerakan harga emas tahun ini diproyeksikan tidak seagresif tahun lalu yang dibarengi dengan pandemi.

Mewabahnya corona ke seluruh dunia membuat banyak negara melakukan lockdown dan menebar stimulus sehingga mendongkrak harga emas dan menjadikannya sebagai safe haven ke level USD 2.080 per troy oz.

Memasuki 2021, banyak negara ingin keluar dari resesi ekonomi akibat corona dengan cara vaksinasi. Negara yang menutup wilayahnya pun mulai melonggarkan sehingga ada harapan ekonomi akan segera pulih.

Adanya vaksinasi di berbagai negara membuat indeks dolar AS terus mengalami penguatan. Apalagi Bank Sentral AS akan lakukan pembelian obligasi dan pemerintah AS baru saja memutuskan akan gelontorkan stimulus USD 1,9 triliun yang akhirnya menyebabkan inflasi naik.

"Pada saat inflasi naik, mengakibatkan imbal hasil obligasi di AS, Inggris, Eropa, Asia melonjak tinggi sehingga dimanfaatkan oleh dolar AS. Saat itu juga, semua komoditas yang melawan dolar AS ikut berguguran, salah satunya emas," kata Ibrahim saat dihubungi kumparan.

Karyawan menghitung uang rupiah dan dolar AS di Bank Mandiri Syariah, Jakarta, Senin (20/4/2020). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Waktunya Beli atau Tahan?

Dengan adanya kebijakan sejumlah negara keluar dari cengkeraman COVID-19, menurutnya wajar jika harga emas terus merosot. Dia mengatakan bahkan harga emas bisa lebih rendah lagi di level USD 1.600 per troy oz. Kalau seperti itu, sebaiknya beli emas atau tahan diri saja?

"Kalau yang sudah beli memiliki logam mulai, ya tahan dulu (karena dijual pasti rugi). Soalnya emas ini investasi jangka dan menengah, 5-10 tahun," lanjut Ibrahim.

Kedua, kalau mau membeli emas saat harganya rendah, sebaiknya tunggu saat turun ke USD 1.600 per troy oz. Karena mau mau mencari keuntungan di harga hari ini, cuannya sangat tipis sebab spread-nya hanya Rp 100 ribu per gram.

"Sebab untuk capai spread berat dalam kondisi saat ini. Lebih baik tahan atau beli nanti pas USD 1.600 per troy oz. Tinggal bagaimana masyarakat pintar-pintar lihat momentum," ujarnya.