Kumparan Logo

Harga Komoditas: Batu Bara Anjlok 1,25 Persen, Timah Naik 2,11 Persen

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tambang batu bara. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tambang batu bara. Foto: Shutterstock

Harga minyak mentah naik pada Kamis (13/6) setelah Badan Informasi Energi AS melaporkan penurunan minyak mentah dan data yang menunjukkan pasar tenaga kerja melemah sehingga memicu harapan Federal Reserve dapat segera menurunkan suku bunga.

Dikutip dari Reuters, Jumat (14/6), minyak mentah berjangka Brent menetap naik 0,75 persen menjadi USD 85,71 per barel. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 0,74 persen menjadi USD 82,17 per barel.

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Menurut bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak pengiriman Juli 2024 turun 1,25 persen menjadi USD 134,75 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menguat tipis pada penutupan perdagangan Kamis. Menurut bursamalaysia.com, harga CPO kontrak Juli 2024 naik 0,25 persen menjadi MYR 3.980 per ton.

Nikel

Harga nikel terpantau menguat pada penutupan perdagangan Kamis. Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup naik 0,29 persen dan menetap di USD 17.424 per ton.

Timah

Adapun harga timah terpantau melesat pada penutupan perdagangan Kamis. Harga timah berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup menguat 2,11 persen dan menetap di USD 33.086 per ton.