Kumparan Logo

Harga Komoditas: Batu Bara Anjlok 1,6 Persen, Minyak Mentah Turun Tipis

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kilang minyak di tengah laut. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kilang minyak di tengah laut. Foto: Shutterstock

Harga minyak mentah naik pada Senin (8/9), memulihkan sebagian kerugian minggu lalu, setelah kelompok produsen OPEC+ memilih kenaikan produksi yang moderat dan investor memperhitungkan kemungkinan sanksi lebih lanjut terhadap minyak mentah Rusia.

Dikutip dari Reuters, minyak mentah Brent ditutup naik 52 sen, atau 0,79 persen menjadi USD 66,02 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup naik 39 sen, atau 0,63 persen menjadi USD 62,26 per barel.

Batu Bara

Harga batu bara merosot pada penutupan perdagangan Senin. Berdasarkan situs tradingeconomics, harga batu bara anjlok 1,63 persen berada di posisi USD 105,80 per ton.

Pekerja mengoperasikan alat berat saat bongkar muat batu bara ke dalam truk di Pelabuhan PT Karya Citra Nusantara (KCN), Marunda, Jakarta, Rabu (12/1/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

CPO

Adapun harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menguat pada penutupan perdagangan Senin. Berdasarkan tradingeconomics, harga CPO naik 0,88 persen menjadi MYR 4.488 per ton.

Nikel

Harga nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Senin. Harga nikel berdasarkan tradingeconomics menurun 0,46 persen menjadi USD 15.210 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah juga mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Senin. Harga timah berdasarkan situs London Metal Exchange (LME) turun tipis 0,15 persen dan menetap di USD 34.262 per ton.