Kumparan Logo

Harga Komoditas: Batu Bara Anjlok 3,9 Persen, Timah Naik 0,8 Persen

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kapal tongkang membawa batu bara di sungai Mahakam. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kapal tongkang membawa batu bara di sungai Mahakam. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Harga minyak mentah turun pada Kamis (5/10), karena kekhawatiran terhadap permintaan bahan bakar melebihi keputusan OPEC+ untuk mempertahankan pengurangan produksi minyak, menjaga pasokan tetap terbatas.

Dikutip dari Reuters, patokan global Brent ditutup turun 2,03 persen menjadi USD 84,07 per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun 2,3 persen menjadi USD 82,31 per barel.

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara juga anjlok pada penutupan perdagangan Kamis. Menurut bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak pengiriman Oktober 2023 turun 3,91 persen menjadi USD 139 per ton.

CPO

Harga minyak sawit (crude palm oil/CPO) melemah pada penutupan perdagangan Kamis. Menurut bursamalaysia.com, harga CPO kontrak Oktober 2023 menurun 2,33 persen menjadi MYR 3.561 per ton.

Ilustrasi timah. Foto: PT Timah

Nikel

Adapun harga nikel terpantau merosot pada penutupan perdagangan Kamis. Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup menurun 1,24 persen dan menetap di USD 18.490 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Kamis. Harga timah berdasarkan LME berakhir menguat tipis 0,89 persen dan menetap di USD 24.139 per ton.