Kumparan Logo

Harga Komoditas: Batu Bara Naik 1,4 Persen, Nikel Turun 1,2 Persen

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kapal tongkang membawa batu bara di sungai Mahakam. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kapal tongkang membawa batu bara di sungai Mahakam. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Harga minyak mentah naik pada Selasa (26/9), karena ekspektasi pasokan yang lebih ketat melebihi kekhawatiran prospek ekonomi yang tidak menentu akan menghambat permintaan minyak.

Dikutip dari Reuters, minyak mentah berjangka Brent ditutup naik 0,7 persen menjadi USD 93,96 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 0,8 persen menjadi USD 90,39 per barel.

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara juga menguat pada penutupan perdagangan Selasa. Menurut bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak pengiriman Oktober 2023 naik 1,4 persen menjadi USD 163 per ton.

CPO

Harga minyak sawit (crude palm oil/CPO) menurun pada penutupan perdagangan Selasa. Menurut bursamalaysia.com, harga CPO kontrak Oktober 2023 turun 1,87 persen menjadi MYR 3,606 per ton.

Smelter nikel PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM). Foto: PT Antam

Nikel

Adapun harga nikel terpantau melemah pada penutupan perdagangan Selasa. Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup turun 1,27 persen dan menetap di USD 18.877 per ton

Timah

Sementara itu, harga timah sedikit mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Selasa. Harga timah berdasarkan situs LME berakhir naik 0,47 persen dan menetap di USD 26.012 per ton.