Kumparan Logo

Harga Komoditas: Batu Bara Naik 1,7 Persen, Timah Turun Tipis

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (18/12/2025).  Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (18/12/2025). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Harga minyak mentah naik pada perdagangan Jumat (4/6), karena pertempuran baru antara AS dan Iran meningkatkan kekhawatiran pasokan, sementara tanda-tanda langka kemajuan menuju mengakhiri perang Rusia-Ukraina mengurangi risiko geopolitik.

Dikutip dari Bloomberg, West Texas Intermediate naik 0,2 persen menjadi USD 91,48 per barel di New York. Brent untuk penyelesaian November 0,8 persen lebih tinggi menjadi USD 96,28 per barel

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara menguat pada penutupan perdagangan Jumat. Harga batu bara ICE Newcastle untuk kontrak Oktober 2026 berdasarkan situs Barchart naik 1,76 persen menjadi USD 153 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) juga naik pada perdagangan Jumat. Berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO naik 0,51 persen menjadi MYR 4.929 per ton.

Nikel

Adapun harga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Jumat. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel naik tipis 0,36 persen menjadi USD 16.846 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Jumat. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah turun 0,16 persen dan menetap di USD 54.866 per ton.