Kumparan Logo

Harga Komoditas: CPO, Batu Bara dan Nikel Melemah

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kelapa sawit. Foto: Rahmad/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kelapa sawit. Foto: Rahmad/ANTARA FOTO

Harga beberapa komoditas alam bergerak beragam pada Kamis (22/10). Harga CPO, batu bara dan timah mencatat pelemahan.

Dikutip dari tradingeconomics, harga CPO ditutup pada MYR 4.747 per ton atau melemah 1,04 persen.

Tradingeconomics menilai pelemahan terjadi karena para pasar mengambil keuntungan setelah harga mendekati level tertinggi empat minggu.

Sentimen kenaikan harga juga terhambat oleh rekor persediaan sebesar 3,51 juta ton pada bulan September. Sementara itu, produksi musiman CPO diperkirakan akan tetap tinggi pada bulan Oktober setelah enam bulan berturut-turut mengalami kenaikan.

Ilustrasi kapal tongkang membawa batu bara di sungai Mahakam. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Sementara untuk batu bara, harganya melemah 0,07 persen ke USD 150,55 per ton Meski begitu, tradingeconomic menilai angka itu masih mendekati level tertinggi dalam tiga tahun karena harga LNG yang tinggi, yang dipicu oleh gangguan pasokan terkait konflik di Timur Tengah, terus mendorong pergeseran ke arah pembangkit listrik tenaga batu bara.

Bergeser ke Nikel, harganya terpantau menguat. Dikutip dari London Metal Exchange (LME) harga nikel ada pada USD 16.234 per ton. Angka tersebut naik 3,65 persen dibanding hari sebelumnya.

Sementara untuk timah, harganya terpantau menguat. Dikutip dari LME, harga timah berada pada angka USD 51.248 per ton atau melemah 0,17 persen dibanding hari sebelumnya.