Kumparan Logo

Harga Komoditas: CPO dan Batu Bara Kompak Melemah

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang pria berdiri di atas kapal saat tongkang batubara mengantri untuk ditarik di sepanjang sungai Mahakam di Samarinda, provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Foto: REUTERS/Willy Kurniawan
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pria berdiri di atas kapal saat tongkang batubara mengantri untuk ditarik di sepanjang sungai Mahakam di Samarinda, provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Foto: REUTERS/Willy Kurniawan

Harga beberapa komoditas alam bergerak fluktuatif pada Kamis (8/10). Harga batu bara dan CPO terpantau melemah bersamaan.

Dikutip dari tradingeconomics pada Rabu (8/10), harga CPO ditutup pada MYR 4.524 per ton atau melemah 0,79 persen.

Menurut tradingeconomics, harga berjangka CPO Malaysia melanjutkan penurunan dan berfluktuasi di bawah MYR 4.550 per ton karena melemahnya harga minyak kedelai Chicago menekan sentimen pasar. Kehati-hatian pasar juga mewarnai menjelang data bulanan Dewan Minyak Sawit Malaysia dengan perkiraan stok akan mencapai puncaknya bulan ini.

Selain itu, permintaan yang lesu juga menambah tekanan dengan para surveyor kargo memperkirakan penurunan ekspor minyak sawit sebesar 17,1 sampai 28,8 persen secara bulanan pada bulan September.

Sementara untuk batu bara, harganya melemah 1,28 persen ke USD 150 per ton. Meski begitu, tradingeconomic menilai angka itu masih dekat dengan level tertinggi sejak September 2023 setelah Mahkamah Agung Australia menolak banding dari Mach Energy Australia terkait rencana perluasan tambang batu baranya di NSW.

Adapun Mahkamah memutuskan bahwa otoritas perencanaan gagal memperhitungkan secara memadai emisi yang dihasilkan oleh pelanggan yang membakar batu bara dari tambang tersebut.

Bergeser ke Nikel, harganya terpantau menguat. Dikutip dari London Metal Exchange (LME) harga nikel ada pada USD 15.735 per ton. Angka tersebut naik 0,34 persen dibanding hari sebelumnya.

Sementara untuk timah, harganya terpantau menguat. Dikutip dari LME, harga timah berada pada angka USD 54.279 per ton atau menguat 0,18 persen dibanding hari sebelumnya.