Kumparan Logo

Harga Komoditas Hari Ini: CPO dan Batu Bara Melemah

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah pekerja membongkar Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dari atas mobil sebelum dimasak di salah satu pabrik minyak kelapa sawit milik PT.Astra Agro Lestari Tbk di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Jumat (13/2/2026). Foto: Akbar Tado/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pekerja membongkar Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dari atas mobil sebelum dimasak di salah satu pabrik minyak kelapa sawit milik PT.Astra Agro Lestari Tbk di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Jumat (13/2/2026). Foto: Akbar Tado/ANTARA FOTO

Harga beberapa komoditas alam bergerak beragam pada penutupan perdagangan Rabu (9/9). Beberapa komoditas yang menguat di antaranya adalah timah dan nikel sementara CPO dan batu bara mencatat pelemahan.

CPO

Dikutip dari tradingeconomics pada Kamis (10/9), harga CPO ditutup pada MYR 4.966 per ton atau melemah 0,20 persen.

Menurut tradingeconomics, harga CPO berjangka Malaysia tetap lesu dan diperdagangkan di dekat MYR 4.960 per ton. Hal ini karena harga CPO tertekan oleh penguatan ringgit dan pelemahan harga minyak nabati di pasar Dalian dan Chicago.

Sementara itu, ekspor tetap lambat dengan para surveyor kargo memperkirakan pengiriman minyak sawit pada bulan Agustus turun antara 6,5 persen dan 14,9 persen dari bulan Juli. Adapun persediaan naik ke level tertinggi lima bulan pada bulan Juli.

Batu Bara

Ilustrasi tambang batu bara. Foto: Shutterstock

Bergeser ke batu bara, harganya juga melemah dalam periode yang sama. Harga batu bara berada pada USD 147,35 per ton atau melemah 0,17 persen dibanding hari sebelumnya.

Tradingeconomics menjelaskan bahwa meski melemah secara harian, harga batu bara memang sudah melonjak di atas USD 145 per ton pada awal September lalu. Level itu merupakan yang tertinggi dalam dua belas minggu di tengah permintaan energi global yang kuat dan risiko pasokan yang terus berlanjut.

Harga batu bara ini juga mengalami kenaikan meskipun China melaporkan bahwa tenaga surya telah menjadi sumber kapasitas listrik terbesar di negara itu atau melampaui pembangkit listrik tenaga batu bara untuk pertama kalinya di tengah dorongan menuju energi terbarukan.

Nikel

Ilustrasi ore nikel. Foto: Potapov Alexander/Shutterstock

Bergeser ke Nikel, harganya terpantau menguat. Dikutip dari London Metal Exchange (LME), harga nikel ada pada USD 16.897 per ton. Angka tersebut naik 0,17 persen dibanding hari sebelumnya.

Timah

Sementara untuk timah, harganya terpantau turut menguat. Dikutip dari LME, harga timah berada pada angka USD 55.218 per ton atau menguat 0,65 persen dibanding hari sebelumnya.