Kumparan Logo

Harga Komoditas Kompak Turun: Minyak Mentah 4,9 Persen, Nikel 2,3 Persen

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kapal tongkang membawa batu bara di sungai Mahakam. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kapal tongkang membawa batu bara di sungai Mahakam. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Harga minyak mentah turun pada Kamis (16/11), ke level terendah sejak Juli 2023, karena investor khawatir terhadap permintaan minyak global menyusul lemahnya data ekonomi dari AS dan Asia.

Dikutip dari Reuters, minyak Brent berjangka turun 4,6 persen menjadi USD 77,42 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga turun 4,9 persen menjadi USD 72,90 per barel.

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara juga melemah pada penutupan perdagangan Kamis. Menurut bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak pengiriman Desember 2023 turun 1,02 persen menjadi USD 125.95 per ton.

CPO

Harga minyak sawit (crude palm oil/CPO) menurun pada penutupan perdagangan Kamis. Menurut bursamalaysia.com, harga CPO kontrak Desember 2023 turun 0,64 persen menjadi MYR 3,873 per ton.

Ilustrasi timah. Foto: PT Timah

Nikel

Adapun harga nikel terpantau merosot pada penutupan perdagangan Kamis. Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup menurun 2,3 persen dan menetap di USD 17020 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah juga terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Harga timah berdasarkan LME berakhir turun tipis 0,52 persen dan menetap di USD 25.193 per ton.

instagram embed